Rabu, 28 Oktober 2020 06:33

IBI Kabupaten Kediri Harus Profesional Dalam Menangani Ibu dan Anak

Rabu, 23 September 2020 09:07 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Muji Harjita
IBI Kabupaten Kediri Harus Profesional Dalam Menangani Ibu dan Anak
Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno saat memberikan sambutan.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno membuka acara Musyawarah Cabang (Muscab) VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kediri.

Acara tersebut bertempat di Gedung Sekretariat IBI Cabang Kediri berlokasi di Kecamatan Ngasem, Minggu (20/9/20).

Tema yang diusung dalam Muscab VII tahun 2020 ini adalah "Saatnya Bidan dan Perempuan Bersatu Bergerak Bersama untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak Menuju Indonesia Maju".

Acara yang dihadiri oleh beberapa anggota IDI tersebut tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan pakai masker dan jaga jarak.

Dalam sambutannya Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno mengatakan, Muscab VII ini merupakan momen penting untuk mengevaluasi kepengurusan IBI Kabupaten Kediri serta konsolidasi dan pembinaan organisasi.

"Anggota IBI cukup banyak, kurang lebih 900 anggota. Nanti dalam Muscab, ada pemilihan Ketua IBI yang baru. Pesan saya pilihlah orang yang bisa merangkul semua anggota," terangnya.

Karena IBI merupakan garda terdepan dalam penyelamatan ibu hamil, melahirkan hingga masa menyusui, Bupati berpesan kepada para bidan untuk terus memberikan pengertian, edukasi kepada ibu-ibu yang telah melahirkan untuk memberikan ASI ekslusif untuk bayinya.

"Pandemi ini menyebabkan orang miskin bertambah, dengan kita memberikan edukasi pentingnya ASI bagi anak, akan mengurangi pengeluaran sehari-hari, daripada memakai susu formula. Protein pertama bagi bayi ada pada ASI, untuk itu saya titip juga masalah stunting. Hal ini merupakan tugas kita bersama bagaimana mengatasi dan menekan angka stunting di Kabupaten Kediri," tambahnya.

Bupati berharap di tengah pandemi, para bidan tetap semangat dan kerja keras dalam mendukung program-program pemerintah di bidang kesehatan. Semoga kegiatan Muscab ini mendorong profesi kebidanan menjadi profesi yang lebih mulia dan profesional.

"Tapi jangan sering-sering mengumpulkan orang dalam jumlah yang banyak karena kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Mari kita semua berdoa, semoga tidak ada korban covid-19 dari kalangan bidan," pungkas Bupati Haryanti. (Adv/Kominfo)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...