Proses pemadatan urukan lapangan. foto: ist.
Menurut Iman, anggaran pembangunan tiga lapangan itu dilakukan oleh dua dinas sekaligus, yaitu Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) dan DPRKP-CKTR. Anggaran yang dikeluarkan oleh Dispora akan meng-cover pembangunan lapangan, pembangunan drainase, penyiraman ,dan penanaman rumput.

Sedangkan anggaran yang dikeluarkan oleh DPRKP-CKTR akan meng-cover pembangunan tribun penonton, ruang ganti, kamar mandi, pemasangan tiang lampu, dan lampu lapangan yang nantinya 1.500 lux. “Nah, anggaran yang dikeluarkan oleh Dispora sekitar Rp 25 miliar dan DPRKP-CKTR juga sekitar Rp 25 miliar,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan ini akan terus dikebut supaya semuanya bisa selesai sesuai target. Ia juga menyebut target pembangunan tiga lapangan latihan itu sekitar Bulan Desember mendatang. “Karena pekerjaannya ini paralel, maka kami yakin Desember sudah bisa selesai,” imbuhnya.
Selain itu, Iman juga menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya juga menyiapkan dua lapangan latihan lainnya, yaitu di Stadion 10 November dan Lapangan Thor. Khusus untuk Stadion 10 November, posisinya saat ini sudah selesai semua renovasinya, tinggal menunggu pertumbuhan rumput lapangan.
“Sedangkan kalau Lapangan Thor, sesuai arahan dari PSSI hanya tinggal mengganti rumput lapangan, dan saat ini masih kita diskusikan anggarannya. Kami yakin semuanya bisa selesai Desember 2020 mendatang,” pungkasnya. (ian/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




