Minggu, 25 Oktober 2020 07:28

Razia Protokol Kesehatan, Puluhan Pengendara Didenda Rp 150 Ribu, Ada yang Sampai Pingsan

Senin, 14 September 2020 13:07 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Catur Andy
Razia Protokol Kesehatan, Puluhan Pengendara Didenda Rp 150 Ribu, Ada yang Sampai Pingsan
Pria berjaket hitam-kuning saat dihentikan petugas karena tidak memakai masker. Ia langsung disidang dan dikenakan denda Rp 200 ribu hingga pingsan di depan hakim.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Razia protokol kesehatan kembali digelar petugas gabungan di Pos Lantas Waru Sidoarjo, Senin (14/9). Bagi yang melanggar akan langsung menjalani sidang di tempat dan didenda Rp 150 ribu subsider tiga hari.

Penerapan sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan ini sesuai Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 2 tahun 2020. Perda ini adalah perubahan Perda Provinsi Jatim Nomor 1 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat. Dalam pasal 27 C perda tersebut, pelanggar perorangan dikenai denda maksimal Rp 500 ribu, sementara untuk perusahaan maksimal Rp 100 juta.

"Karena ini masih hari pertama, denda yang dikenakan Rp 150 ribu. Namun kalau melanggar lagi, akan dilipatkan dendanya," cetus Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Sidoarjo Achmad Zaini.

Saat razia baru berlangsung beberapa menit, ada belasan orang yang terjaring. Mereka ada yang naik motor, angkutan umum, hingga mobil pribadi.

Mereka rata-rata didenda Rp 150 ribu subsider tiga hari. Pada pelanggar yang menjalani sidang di tempat itu harus membayar uang denda hari itu juga. Apabila tidak bisa membayar, maka harus menjalani kurungan tiga hari.

Di antara pelanggar protokol kesehatan ini, ada satu orang yang kedapatan tak mengenakan masker dan protes kepada petugas. Bahkan saat sudah terjaring pun, pria paruh baya itu ogah memakai maskernya.

Baru saat akan disidang di tempat, dia mau mengenakan maskernya. Pria ini pun divonis denda lebih tinggi dari rata-rata yaitu Rp 200 ribu subsider tujuh hari. Mendengar vonis tersebut, pria tadi jatuh pingsan. Petugas kemudian mengangkatnya ke ruang Pos Lantas Waru. Namun, dia segera sadar dari pingsannya saat diberi petugas air minum.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan, operasi yustisi dengan sasaran orang tak bermasker akan rutin dilakukan setiap hari. Penindakan tegas ini dilakukan agar masyarakat jera, tak lagi melanggar protokol kesehatan.

"Makanya jangan lupa mengenakan masker saat keluar rumah, ini upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19," pungkas Sumardji. (cat/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 23 Oktober 2020 18:47 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Kampoeng Anggrek, pikiran orang pasti melayang ke area perkebunan yang asri di Lereng Gunung Kelud. Ya, Kampoeng Anggrek, merupakan kawasan wisata bunga, produksi dan penjualan anggrek. Terletak di Leren...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Jumat, 23 Oktober 2020 10:38 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...