Kapolres Ngawi, AKBP Dicky Ario Yustisianto.
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Jebakan tikus menggunakan listrik terus merenggut korban jiwa di Ngawi. Bahkan, sudah ada dua pemasang jebakan tikus beraliran listrik yang harus berurusan dengan polisi. Namun, hal tersebut tidak membuat mereka, khususnya para petani, jera untuk memasang jebakan tikus dengan aliran listrik.
Sebelumnya, satu warga Kecamatan Pangkur harus berurusan dengan hukum akibat jebakan tikus yang dipasangnya menewaskan orang lain. Belum sampai satu tahun, tepatnya beberapa hari yang lalu, jatuh lagi korban tewas akibat jebakan tikus beraliran listrik.
BACA JUGA:
- Dua Personel Polres Ngawi Wakili Polda Jatim di Kejuaraan Judo dan Beladiri Kapolri Cup 2026
- Kaca Depan Pecah dan Sopir Terluka, 3 Pelajar Pelempar Bus Ditangkap di Padas Ngawi
- Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Galian C Ngawi
- Satresnarkoba Polres Ngawi Bekuk Pengedar Sabu, BB 223 Gram Disita
Hal ini menjadi atensi serius Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto. Ia menegaskan akan menindak tegas warga yang masih memasang jebakan tikus dengan memakai listrik.
"Dari pihak kepolisian tidak pernah berhenti untuk mengimbau terkait pemasangan jebakan tikus memakai listrik. Sudah berkali-kali menimbulkan korban," jelas AKBP Dicky saat ditemui BANGSAONLINE.com.
Imbauan itu disampaikan melalui Bhabinkamtibmas yang melakukan sosialisasi larangan pemasangan jebakan tikus dengan listrik. "Untuk selanjutnya, jajaran Polres Ngawi akan menindak tegas bagi warga petani yang masih memasang jebakan tikus dengan aliran listrik," katanya.
"Saya tekankan apabila kembali kita temukan dan menimbulkan korban jiwa, akan kita tindak sesuai proses hukum," terangnya.
Ia mengaku sudah memerintahkan pada anggota Bhabinkamtibmas untuk terus memberikan imbauan pada warga yang masih memasang jebakan tikus beraliran listrik.
"Bhabinkamtibmas salah satu yang saya pesankan untuk menyampaikan ke masyarakat tentang larangan itu, dan sesuai aturan memang tidak diperbolehkan," pungkasnya.(nal/ros/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




