Lima Komisioner KPU Kota Blitar saat mendatangi Mapolres Blitar Kota. (foto: ist).
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Lima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar mendatangi Mapolres Blitar Kota, Jumat (11/9/2020). Kedatangan lima komisioner ini untuk melakukan konsultasi terkait aksi teror yang diterima KPU Kota Blitar. Teror tersebut berupa kembang setaman dan boneka kertas dengan tusukan jarum yang ditemukan di Halaman Kantor KPU Kota Blitar.
Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam menjelaskan, konsultasi ini dilakukan agar KPU Kota Blitar sebagai penyelenggara tetap konsentrasi menjalankan tahapan Pilwali Kota Blitar 2020 yang sedang berlangsung.
BACA JUGA:
- Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Diduga Jadi Korban TPPO, Polisi Selidiki Jaringan Pelaku Mucikari
- Diduga TPPO, Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Jadi Pemuas Pria Hidung Belang, Polisi Amankan Mucikari
- Sudah Ditutup Permanen, Perlintasan Kereta Api di Srengat Blitar Kembali Telan Korban Jiwa
- Penipuan Uang Mainan Sasar Pedagang Lansia di Blitar, Polisi Buru Pelaku
"Kita ke Polres Blitar Kota dalam rangka konsultasi terkait adanya teror yang dialamatkan kepada KPU Kota Blitar. Ini kami lakukan agar kami tetap konsentrasi dalam menjalankan setiap tahapan yang membutuhkan konsentrasi tinggi," ujar Umam.
Dia menjelaskan, kembang setaman dan boneka kertas dengan tusukan jarum itu ditemukan Selasa (8/9/2020) lalu. Namun, konsultasi baru dilakukan pada Jumat (11/9/2020), karena kesibukan para Komisioner KPU Kota Blitar dalam menjalankan tahapan Pilwali Blitar 2020.
"Kita baru konsultasi hari ini karena teman-teman komisioner banyak yang tidak di Blitar. Ada yang ke Surabaya, ada yang ke Malang menjalankan agenda tahapan pilkada. Setelah semua di Blitar, kita rapatkan lalu kita sepakat untuk mengonsultasikan ke polisi," jelasnya.
Komisioner KPU Kota Blitar datang ke Mapolres Blitar Kota dengan membawa kronologis penemuan benda yang digunakan untuk meneror tersebut. Mereka juga membawa foto benda-benda tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




