Sabtu, 31 Oktober 2020 00:27

Warga Lamongan Keluhkan Air Berwarna Keruh Seminggu Belakangan, PDAM Akui Tercemar Limbah Tekstil

Selasa, 25 Agustus 2020 13:45 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Triwi Yoga Margiono, Nur Qomar Hadi
Warga Lamongan Keluhkan Air Berwarna Keruh Seminggu Belakangan, PDAM Akui Tercemar Limbah Tekstil
Warga menunjukan air distribusi PDAM yang berwarna coklat keruh, kotor, dan mirip air teh. (foto: TRIWI YOGA/ BANGSAONLINE)

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lamongan mengeluhkan kualitas air yang berwarna cokelat mirip teh dan kotor, sejak seminggu belakangan ini.

Salah satunya diungkapkan Arif, pelanggan PDAM yang tinggal di Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Lamongan. Akibat keruhnya air, ia mengaku tidak berani menggunakannya untuk memasak karena takut mengganggu kesehatan.

"Air PDAM seperti air teh, tak layak untuk dikonsumsi," katanya, Selasa (25/8/20).

Heri, warga Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Lamongan, juga mengatakan hal yang sama. Karena air PDAM yang kotor itu, ia terpaksa harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli air lagi guna kebutuhan rumah tangganya.

"Ya tidak bisa dibuat apa-apa, tidak bisa cuci baju, apalagi mandi. Wong kayak gitu. khawatir warna baju berubah. Ya terpaksa beli air isi ulang," tuturnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Lamongan Ali Mahfudi mengaku, keruhnya air yang diterima para pelanggan tersebut disebabkan oleh kualitas air baku yang saat ini juga sedang keruh.

"Saat ini kualitas air agak keruh, karena ada pencemaran limbah tekstil dari Jawa Tengah pada air baku di Bengawan Solo," kata Ali melalui Kabag Prokopim Pemkab Lamongan, Arif Bachtiar.

Ali menjelaskan, air Bengawan Solo yang tercemar tersebut mulai masuk ke wilayah Lamongan pada Jumat (21/8/2020). "Infonya dari Perum Jasa Tirta 1, bulan kemarin juga terjadi di wilayah Cepu dan Blora. Karena arus air lambat, sehingga baru Jumat kemarin nyampek di Babat," ungkapnya.

Meski berwarna keruh hingga menyerupai air teh, pihak PDAM mengatakan air tersebut masih aman digunakan untuk keperluan sehari-hari. "Untuk mandi masih aman, karena sudah melalui proses pembersihan," ujarnya.

Ali menjelaskan, saat ini pihaknya juga sedang berupaya untuk menjernihkan air baku sebelum disalurkan kepada pelanggan PDAM Lamongan. "Upaya yang dilakukan dengan mereduksi air baku dengan sedimentasi dan penambahan dosing kimia pada proses produksi air," jelasnya. (yog/qom/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Rabu, 28 Oktober 2020 10:49 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...