Rabu, 28 Oktober 2020 09:12

Program Keluarga Berencana (KB) Nyamuk Berhasil, 750 juta Nyamuk ‘Akseptor KB’ Dilepas di Florida

Sabtu, 22 Agustus 2020 08:29 WIB
Editor: Choirul
Program Keluarga Berencana (KB) Nyamuk Berhasil, 750 juta Nyamuk ‘Akseptor KB’ Dilepas di Florida
Si biang penyakit. foto: mycteria/Adobe

BANGSAONLINE.com – Bukan hanya Manusia yang menjadi akseptor program Keluarga Berencana, Nyamuk pun diikutkan dalam program serupa. Sebanyak 750 juta nyamuk yang berhasil didapuk menjadi ‘akseptor KB’ akan dilepas di hutan Florida.

Rencananya, pelepasan 750 juta nyamuk peserta KB aktif ini, dilakukan di sepanjang Florida Keys mulai tahun 2021.

Tentu saja, tujuan Keluarga Berencana untuk nyamuk ini, adalah pengendalian jumlah populasi nyamuk. Khususnya nyamuk-nyamuk yang bisa menyebabkan penyakit. Mungkin saja, nyamuk malaria dan aides agypte si biang penyakit demam berdarah, salah satu dari peserta aktif KB ini.

Program KB nyamuk ini, dirancang untuk menghambat reproduksi nyamuk betina yang menggigit dan menyebarkan penyakit. Perusahaan di balik KB nyamuk ini adalah Oxitec, juga memiliki rencana untuk melepaskan nyamuk yang dimodifikasi di Texas mulai tahun depan.

Nyamuk ‘akseptor KB’ ini direkayasa secara genetik agar terkendali populasinya, dan dalam upaya memerangi penyakit.

Bgr.com memberitakan, Anda mungkin bertanya bagaimana melepaskan nyamuk, si pembawa penyakit, untuk melawan penyakit itu sendiri. Gagasan di balik proyek ini sebenarnya cukup menarik. Penyakit yang coba ditarget dalam proyek ini adalah Zika, demam kuning, dan demam berdarah, yang semuanya biasa dibawa oleh nyamuk itu sendiri.

Bedanya, nyamuk akseptor KB ini, selain dirancang rendah dalam reproduksi, juga akan menjadi predator bagi nyamuk lain yang menjadi biang penyakit.

Seperti yang dilaporkan BBC, ratusan juta nyamuk ‘akseptor KB’ yang dilepaskan semuanya adalah nyamuk jantan. Nyamuk jantan tidak menggigit manusia, melainkan memakan nektar dari tanaman berbunga. Nyamuk betina menghisap darah untuk menghasilkan telur dan keturunan, tetapi mereka harus kawin dengan jantan terlebih dahulu. Jantan yang dimodifikasi secara genetik membawa protein yang sangat spesifik yang dirancang untuk memastikan bahwa tidak ada keturunan betina yang hidup cukup lama untuk mereproduksi diri.

Keturunan jantan tidak terpengaruh dan akan terus melakukan perubahan genetik untuk generasi mendatang. Setiap kali mereka kawin dengan nyamuk betina, ini memastikan bahwa nyamuk betina yang menggigit tidak akan pernah matang, sehingga secara dramatis mengurangi jumlah nyamuk yang menggigit dan, mudah-mudahan, membatasi penyebaran penyakit yang mereka bawa.

Kedengarannya seperti rencana yang sip, tetapi tidak semua orang setuju. Banyak kritikus proyek menyamakan nyamuk hasil rekayasa genetika dengan mimpi buruk fiksi ilmiah. Kritikus mengklaim, bahwa itu adalah eksperimen yang dapat menimbulkan konsekuensi menakutkan.

Sebuah petisi di Change.org berupaya mencegah rencana ini, dan telah mendapatkan seperempat juta tanda tangan.

Saat ini, proyek KB nyamuk terus berjalan dan telah mendapatkan semua izin yang diperlukan dari pemerintah. Nyamuk akseptor KB akan dilepas selama dua tahun mulai tahun 2021, tetapi rencana itu mungkin tidak berhenti di situ.

Oxitec, mengatakan mereka memiliki rencana tentatif untuk meluncurkan proyek serupa di Texas tahun depan juga. Namun, belum ada kesepakatan dengan pemerintah lNam.

Perusahaan bersikukuh bahwa nyamuk akseptor KB tidak membahayakan lingkungan atau manusia. Oxitec terus melakukan banyak eksperimen. Bahkan, di negara Brasil, telah dilepas nyamuk akseptor KB setidaknya, satu miliar ekor. 

Sumber: bgr.com
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...