Sabtu, 19 September 2020 19:01

Ratusan Pekerja Seni Gresik Demo Minta Pemkab Gratiskan WEP untuk Berkreasi

Jumat, 07 Agustus 2020 16:46 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Ratusan Pekerja Seni Gresik Demo Minta Pemkab Gratiskan WEP untuk Berkreasi
Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menemui Aliansi Pekerja Seni yang berdemo, Kamis (6/8) lalu. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ada yang menarik dari demo ratusan massa dari Aliansi Pekerja Seni (APS) di DPRD Gresik, Kamis (6/8) lalu. Mereka meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik agar diizinkan bekerja di bidang seni yang mereka geluti di saat masa transisi pandemi Covid-19.

Selain itu, mereka juga mempersoalkan kebijakan Pemkab Gesik yang mengkomersilkan Gedung Wahana Ekspresi Posponegoro (WEP) yang berlokasi di Jalan Jaksa Agung Kecamatan Gresik ini.

Untuk bisa menempati WEP untuk berekspresi, warga harus merogoh kocek untuk membayar uang sewa yang terbilang mahal. 

"Setahu kami gedung WEP yang dibangun dengan uang rakyat miliaran rupiah itu untuk mengembangkan kreasi dan bakat masyarakat, bakat para pekerja seni di Kabupaten Gresik. Namun faktanya, untuk bisa menggunakan sarana tersebut sangat sulit dan harus bayar uang sewa," ujar Aan, salah satu anggota Aliansi Pekerja Seni (APS) Kabupaten Gresik saat demo di DPRD Gresik.

Ia mengungkapkan bahwa gedung WEP dibangun dengan uang dari rakyat, yang dipungut dari hasil pajak dan kewajiban rakyat lain. "Seharusnya, WEP digratiskan bagi masyarakat Gresik untuk mengembangkan kreasi mereka. Bukan malah dikomersilkan," keluhnya.

Ia mengaku iri dengan kabupaten tetangga seperti Kabupaten Lamongan yang memberikan ruang dan panggung seluas-luasnya bagi para pekerja seni untuk mengekspresikan keahlian mereka di bidang seni agar makin berkembang. "Masak Pemkab Gresik tak bisa," katanya.

Ditambahkan Aan, Kabupaten Gresik memiliki aset yang begitu besar berupa pekerja seni. Mulai seni musik, seni rupa, seni gerak, seni teater, seni sastra, seni lukis, seni budaya, seni tari dan lainnya. 

"Seharusnya, keberadaan WEP bisa dimanfaatkan seluas-luasnya untuk mengembangkan bakat mereka. Tapi faktanya, untuk masuk ke WEP sulit dan harus sewa mahal," pungkasnya. (hud/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 06 September 2020 19:43 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pantai Bahak di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo mulai diminati para wisatawan. Bahkan di hari libur, pengunjung pantai Bahak mencapai ratusan orang.Menariknya, di tengah pandemi Covid-19, pantai Ba...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...