Kamis, 01 Oktober 2020 12:53

Warga Pasuruan Keluhkan Tarif Ambulans Tidak Jelas, Komisi IV: Raperda Sudah Diajukan

Jumat, 07 Agustus 2020 15:22 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Habibi
Warga Pasuruan Keluhkan Tarif Ambulans Tidak Jelas, Komisi IV: Raperda Sudah Diajukan
Rapat Kerja RSUD Bangil dengan Komisi IV DPRD Pasuruan. (foto: ist).

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Belum adanya pembaharuan perda yang mengatur soal tarif layanan ambulans yang dimiliki RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan, menjadi keprihatinan dari Komisi IV DPRD setempat.

Para wakil rakyat di gedung Raci tersebut meminta kepada Pemkab Pasuruan untuk mengeluarkan regulasi berupa Perda yang mengatur tarif layanan ambulans, khususnya di RSUD Bangil. Langkah ini dipandang sangat penting dalam memberikan kepastian kepada masyarakat soal tarif layanan ambulans.

"Kita sering mendapat keluhan dari masyarakat atau keluarga pasien yang rawat inap di RSUD Bangil soal tarif ambulans yang tidak pasti dan harganya dianggap terlalu mahal," H. Ruslan, Ketua Komisi IV, Jumat (7/8/2020).

Adapun untuk memberikan kepastian soal tarif ambulans, Politikus PDIP itu mengatakan, RSUD Bangil sudah mengajukan raperda tentang pelayanan kesehatan tahun 2020. Raperda tersebut sudah dibahas bersama-sama antara RSUD dengan Komisi IV.

"Intinya, DPRD sangat mendukung usulan pengajuan raperda tersebut agar pelayanan kesehatan bisa lebih baik lagi," katanya.

Terpisah, Plt. Dirut RSUD Bangil, Dr. Arma Roosalina, M. Kes., yang dikonfirmasi soal belum adanya perda soal tarif ambulans menjelaskan, pihaknya akan melakukan kajian serta analisis terlebih dahulu. Analisis itu meliputi jarak tempuh atau konsumsi bensin pulang pergi.

Arma mencontohkan, untuk jasa sarana Rp 10 ribu, jasa parawat Rp 90 ribu, penggunaan BBM pulang pergi dikalikan 0,5 persen kali harga BBM yang berlaku. Selain itu, masyarakat juga dikenakan tarif jasa pendampingan dokter atau perawat.

"Untuk jasa penggunaan alat atau mobil ambulans, masyarakat dikenakan retribusi Rp 200 ribu untuk dalam provinsi dan luar provinsi Rp 300 ribu," jelasnya.

"Karena raperda tentang pelayanan kesehatan tahun 2020 masih dalam proses pengajuan ke DPRD, maka dasar penentuan tarif yang dipakai oleh RSUD Bangil masih mengacu pada perda yang lama," pungkasnya. (bib/par/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Rabu, 30 September 2020 20:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Pada tahun 90-an. Saat itu saya baru nikah. Saya bersama beberapa anak muda nongkrong di warung kopi. Tak jauh dari rumah. Warung itu terletak di pinggir jalan. Sekitar 300 meter dari Fakultas Kedokteran Universitas Ai...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...