Rabu, 05 Agustus 2020 19:55

Demi Perubahan untuk Kediri, Dini Siap Lawan Dhito di Pilbup Kediri

Sabtu, 01 Agustus 2020 14:51 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Muji Harjita
Demi Perubahan untuk Kediri, Dini Siap Lawan Dhito di Pilbup Kediri
Dini saat menemui Anggota PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) Kediri dan ASRI (Asosiasi Seni Kediri Raya) di Angkringan Dayak, Desa Jajar, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Sabtu (1/8).

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dini Noer Setyoningsih, S.H., Bakal Calon Bupati Kediri periode 2021 - 2026, siap meramaikan kontestasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri 2020. Dini sadar perjuangannya untuk meraih kursi AG 1 itu, tak mudah. Mengingat kabarnya sudah ada 6 partai yang secara resmi mengusung pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati kediri 2020, Hanindhito Himawan Pramono dan Dewi Mariya Ulfa.

Dengan bekal sebagai seorang pengusaha eksport-import dan aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan dan memiliki jaringan luas, perempuan kelahiran Kediri, 53 silam ini, bertekad ingin mengabdikan dirinya dan membawa perubahan demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kediri.

"Politik itu dinamis. Ibaratnya 1 ditambah 1 bukan 2, tapi bisa jadi 3, 4, bahkan 10. Maka dari itu, peluang masih tetap ada meski berat. Bahkan sebagian orang, mungkin bilang sudah tidak ada peluang," kata Dini kepada wartawan, di sela-sela menemui Anggota PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) Kediri dan ASRI (Asosiasi Seni Kediri Raya) di Angkringan Dayak, Desa Jajar, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Sabtu (1/8).

Menurut Dini, bila Tuhan mengizinkan dirinya untuk bisa maju dalam kontestasi Pilbup Kediri 2020 ini, maka beberapa program sudah dirancang bersama timnya. Ia ingin memperbaiki perekonomian masyarakat Kabupaten Kediri, agar tidak terjadi kesenjangan sosial seperti saat ini.

Ia juga ingin mengoptimalkan UMKM, agar masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga, bisa aktif dan turut serta membantu menggerakkan perekonomian di Kabupaten Kediri.

"Saya hanya ingin membuat perubahan untuk Kabupaten Kediri, membuat masyarakat yang dulunya tidak pernah diperhatikan, akan saya perhatikan. Terutama di kalangan masyarakat bawah. Saya juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk melek hukum, jangan mudah dibohongi dan jangan mudah dieksploitasi," terang Dini.

Ditambahkan Dini, program unggulan yang akan dikerjakan bila kelak dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Kediri antara lain, penciptaan lapangan kerja bagi rakyat kecil, menjadi prioritas utama untuk memperkecil ketimpangan sosial.

Selanjutnya, pemanfaatan Kawasan Simpang Lima Gumul sebagai sentral pemasaran produk-produk lokal. Pemerataan pasar tradisional dan perlindungan hak-hak pelaku pasar dari menjamurnya bisnis franchise. Selain itu, juga memaksimalkan bantuan bibit tanaman hortikultura dan bantuan pupuk pada musim tanam, mengoptimalkan secara merata lahan tidur untuk peningkatan produksi pangan.

"Karena Kabupaten Kediri itu sebagian besar masyarakatnya adalah petani, maka saya akan membantu para petani untuk memasarkan hasil pertanian dan meminimalisir dari pengaruh tengkulak. Juga mengupayakan bantuan modal dengan bunga ringan dalam bentuk koperasi dan membantu anak-anak, terutama lulusan SMK dalam menciptakan lapangan pekerjaan," pungkas Dini. (uji/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...