Empat Pelajar Lamongan Juarai Kontes Robot Antar Pelajar IISRO III di Malaysia

Empat Pelajar Lamongan Juarai Kontes Robot Antar Pelajar IISRO III di Malaysia Para pelajar pemenang kontes robotik sedang audiensi dengan Bupati Lamongan, Fadeli. Haris/BangsaOnline

Sementara itu, Fastabiqul Khoirot menceritakan, saat di IISRO, keempat siswa binaannya harus berkompetisi dengan 250 peserta dari Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura dan 10 lembaga pendidikan lainnya dari Indonesia.

"Kesulitan utama dalam kompetisi itu adalah dalam hal mekanikal merangkai robotnya. Kalau untuk bahasa pemrograman hanya memerlukan sedikit penyesuaian dengan lintasan lomba, karena sudah diajarkan dalam ektrakulikuler," ungkap Fastabiqul Khoirot.‎

Karena dalam hal mekanikal, lanjut dia, seperti merubah ukuran roda, akan sangat bermanfaat pada keseluruhan setting mekanikal dan performa robot untuk menyelesaikan setiap misi yang dilombakan.

Dua orang siswa SD Muhammadiyah Babat dalam kompetisi itu malah sukses meraih dua medali. Zidni Fahmi Tsiqoola, meriah juara pertama di kategori aerial robot dan juara ketiga di kategori line tracer. Kemudian Ahmad Gulm Amrullah Rahim yang bercita-cita bisa membuat mobil listrik meraih juara kedua kategori aerial robot dan special award I kategori Line Tracer.

Sedangkan dua siswa lainnya tidak pulang dengan hampa. Karena Safaraz Rafi Kamaru Zamansyah meraih juara kedua di kategori Line Tracer dan M Fazlurrahman Al Fafa meraih special award I kategori aerial robot.

IISRO sendiri adalah kompetisi robot internasional untuk siswa sekolah dasar dan menengah Islam. Ajang ini juga sebagai kompetisi untuk menuju partisipasi dalam kompetisi robotika tingkat dunia di Beijing.
Ada Sembilan kategori yang dilombakan. Yakni rescue, theathre, soccer dan aerial. Selanjutnya kategori lomba sumo, low cost project, line tracer, transporter dan mission challenge.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO