Rabu, 04 Agustus 2021 08:11

Pelaksaan Haji Dimulai, 1.000 Jemaah Tiba di Mina

Rabu, 29 Juli 2020 10:36 WIB
Editor: Choirul
Pelaksaan Haji Dimulai, 1.000 Jemaah Tiba di Mina
Seorang pejabat haji membakar dupa di Masjidil Haram Makkah. (foto: Reuters)

BANGSAONLINE.com – Sekitar 1.000 jemaah haji berkumpul di Mina, di luar Makkah, dan memulai pelaksanaan haji tahun ini.

Hari Tarwiyah (mengambil air) menandai awal haji. Tidak ada ritual besar, jemaah haji di Mina hanya berdoa dan merenung sampai matahari terbit pada hari Kamis.

Mina, 7 km Timur Laut dari Masjidil Haram di Makkah, tahun lalu dipadati 2,5 juta jemaah haji. Namun, kali ini berkurang drastis.

Adapun mereka yang berhaji tahun ini, sebelumnya telah dikarantina dulu. Begitu tiba di Makkah, semua barang bawaan mereka juga disemprotkan disinfektan.

BACA JUGA : 

Kibarkan Bendera Putih, Rakyat Tak Bisa Makan Politisi Masih Bicara Kursi

Bantah RI Tak Dapat Kuota Haji, Ini Surat Dubes Saudi pada Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR

Saudi Belum MoU, Jamaah Haji 2021 Batal Berangkat, Menag: Demi Keselamatan Jemaah

Cegah Virus India, Inggris, dan Afsel, Khofifah Isolasi 3.636 Pekerja Migran, 33 Orang Positif

Otoritas haji sendiri telah menutup Kabah. Jemaah haji tidak diizinkan menyentuhnya, untuk membatasi kemungkinan infeksi. Mereka juga telah mendirikan pusat kesehatan khusus, klinik keliling, dan ambulans untuk merawat para peziarah yang akan diminta untuk mengenakan topeng dan menjaga jarak sosial.

Mereka diberi perlengkapan kenyamanan. Antara lain kerikil yang sudah disterilkan untuk ritual lempar Jamarat, disinfektan, masker, sajadah dan ihram, pakaian putih mulus yang dikenakan oleh para peziarah.

Pada Kamis besok, para peziarah akan melakukan perjalanan ke Arafat untuk mendengarkan khotbah, puncak haji. Mereka kemudian pergi ke Muzdalifah dan bermalam, sebelum kembali ke Mina untuk ritual tempat Jamarat.

Zelkin, seorang peziarah Azerbaijan yang tinggal dan bekerja di Jubail, mengatakan: "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Saudi atas kesempatan ini pada saat yang sulit. Saya tahu sangat sulit ketika ada penyakit coronavirus di mana-mana, untuk membuat pengaturan semacam ini dalam waktu yang singkat."

"Aku tidak percaya ini. Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup. Ini bukan keberuntunganku, ini kehendak Allah dan aku mengikuti kehendak-Nya."

Sumber: arabnews.com
Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...