Senin, 10 Agustus 2020 23:07

​Masih Banyak Warga Bandel Soal Jam Malam, Kapolresta Sidoarjo: Penertiban Bakal Terus Dilakukan

Jumat, 10 Juli 2020 21:06 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
​Masih Banyak Warga Bandel Soal Jam Malam, Kapolresta Sidoarjo: Penertiban Bakal Terus Dilakukan
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Sumardji.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pengetatan pemberlakuan jam malam di Sidoarjo masih banyak diabaikan oleh warga. Larangan beraktivitas di luar rumah pada jam 22.00-04.00 WIB seolah sudah tak dihiraukan.

Ya, warung-warung masih banyak yang beroperasi pada jam malam. Aktivitas warga di luar rumah juga seolah berjalan seperti biasa, meski ada penutupan sejumlah ruas jalan protokol.

Bahkan, sejumlah minimarket atau toko modern di Sidoarjo kerap terlihat buka sampai tengah malam di saat pemerintah dan aparat keamanan sedang giat-giatnya menertibkan jam malam.

"Penertiban bakal terus kami lakukan untuk mendisiplinkan masyarakat. Termasuk dalam mematuhi jam malam dan agar disiplin menjalankan protokol kesehatan," kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Sumardji.

Seperti malam kemarin, petugas gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP terus melakukan patroli pemberlakuan jam malam. Hasilnya, di sejumlah wilayah masih ditemui kurangnya kesadaran warga terkait penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Beberapa warung kopi, kafe, tempat biliar, rental game, serta lalu lalang orang yang keluar rumah tanpa tujuan jelas masih banyak ditemui saat jam malam.

Bahkan, banyak juga ditemukan pengendara yang tidak memakai masker, serta banyak orang berkerumun atau cangkrukan di warkop tanpa mengenakan masker.

“Kami tidak akan lelah untuk terus mengingatkan mereka. Patroli secara humanis, hingga sanksi juga telah diberikan untuk mengajak mereka disiplin menjalanlan protokol kesehatan," ujar Sumardji.

Diakuinya, sejauh ini kesadaran masyarakat memang masih kurang. Sehingga tidak mengherankan jika angka penyebaran Covid-19 di Sidoarjo terus meningkat.

"Kita juga terus mengimbau, agar masyarakat saling mengingatkan satu dengan lainnya. Peduli, untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19," lanjutnya.

Terpisah, Anggota Komisi A DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan juga menilai bahwa kesadaran masyarakat memang masih kurang dalam upaya bersama-sama melawan Covid-19.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah kesadaran individu dan kelompok untuk bersama memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kota Delta.

"Kesadaran personal untuk selalu memakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer yang paling penting. Kemudian, kesadaran untuk saling mengingatkan kepada orang sekitar," kata Politikus PKB tersebut.

Jika setiap individu sudah disiplin menjalankan protokol kesehatan, kemudian mau saling mengingatkan dengan orang sekitar, diyakini upaya pencegahan penyebaran corona bakal maksimal.

Karena itu, menurut pria yang akrab dipanggil Wawan ini, pemerintah dan semua pihak harus terus dan semakin intens kampanye terkait protokol kesehatan.

"Karena memang sejauh ini, disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan itulah kunci utama melawan penyebaran Covid-19," pungkasnya. (cat/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 10 Agustus 2020 20:48 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Ngawi telah menyiapkan anggaran dari APBD senilai Rp 9,1 miliar untuk membuat area yang digadang-gadang akan menyerupai kawasan Malioboro Jogja.Budi Sulistyono, Bupati Ngawi melakukan pen...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...