Senin, 10 Agustus 2020 22:39

Dianggap Hanya Menghambat Program, Warga Desa Roomo Demo Minta Bupati Gresik Bubarkan BPD

Selasa, 07 Juli 2020 13:48 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Dianggap Hanya Menghambat Program, Warga Desa Roomo Demo Minta Bupati Gresik Bubarkan BPD
Wabup Qosim ketika menemui perwakilan pendemo. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ratusan warga Desa Roomo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik menggelar aksi demo di halaman kantor pemkab setempat, Selasa (7/7). Mereka mendesak Bupati Gresik Sambari Halim Radianto membubarkan Badan Permusyawaratan Desa (BPB).

Selamet Uman, salah satu perwakilan massa, mengatakan pihaknya menyampaikan tuntutan tersebut karena selama ini Kepala BPD Roomo Nur Hasyim bersama anggotanya telah memboikot program-program desa. Tak satu pun program yang diusulkan oleh Kepala Desa (Kades) bisa terealisasi.

"Kondisi ini berdampak terhadap dana bantuan keuangan (BKU) dari Pemkab Gresik berupa dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tak bisa cair. Sehingga, semua program desa berhenti. Kami minta agar BPD Roomo dibubarkan," ujar  Selamet Uman.

Dikatakan dia, bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) dampak pandemik Covid-19  juga tak cair karena BPD tak mau teken. "Sehingga, warga penerima manfaat tak bisa menerima BLT DD," ungkap mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Roomo ini.

Menurut dia, kondisi keuangan Desa Roomo sangat memprihatinkan selama enam bulan terakhir ini. "Untuk membayar tagihan listrik dari PLN tak bisa. Sambungan listrik ke balai desa berkali-kali diputus, disegel lantaran tak bisa membayar," ungkapnya.

Khudlori, warga Desa Roomo lainnya mengungkapkan, saat ini masyarakat terpaksa iuran untuk memenuhi kebutuhan. "Perangkat juga tak dibayar lantaran tak ada uang," keluhnya.

"Kondisi ini karena ulah Ketua BPD Nur Hasyim dan kawan-kawan. Untuk itu, saya minta Ketua BPD Nur Hasyim dan anggota BPD dibubarkan. Kami minta segera SK pergantian antarwaktu (PAW) diterbitkan," tuntutnya.

Ia mengungkapkan bahwa pihak Pemdes Romo sudah pernah mengajukan surat PAW untuk Ketua BPD Roomo Nur Hasyim dan anggota kepada Bupati pada 15 April 2020. "Kami minta segera diterbitkan SK pencabutan BPD lama. Dan terbitkan SK BPD baru," katanya.

Senada disampaikan H. Likan, warga lainnya. Ia mengatakan bahwa selama ini BPD justru minta anggaran yang dinilainya tak masuk akal. Ia mencontohkan permintaan BPD, yakni berupa anggaran kinerja Rp 45 juta, dan anggaran perjalanan dinas Rp 65 juta.

Sejumlah perwakilan massa kemudian ditemui Wabup Moh. Qosim, Kepala DPMD Malahatul Farda, dan Kepala Kantor Kesbangpol Darman.

Wabup meminta waktu untuk mempelajari tuntutan pendemo. "Kami minta waktu. Sebab, untuk menyelesaikan persoalaan ini butuh tabayyun (klarifikasi) pihak-pihak terkait. Baik dengan Ketua BPD Roomo Nur Hasyim, Kades, Camat Manyar dan pihak terkait," ujar Wabup.

.Kami butuh waktu. Jangan sampai dianggap dholim memutuskan persoalan ini, terlebih akan muncul gugatan. Ini yang tak kami kehendaki," terangnya.

Wabup berjanji akan secepatnya menuntaskan persoalan tersebut. "Kami minta waktu. Saya siap mengawal," pungkasnya.

Sementara Ketua BPD Roomo Manyar, Nur Hasyim belum memberikan klarifikasi terkait tuntutan warga Roomo tersebut. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 10 Agustus 2020 20:48 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Ngawi telah menyiapkan anggaran dari APBD senilai Rp 9,1 miliar untuk membuat area yang digadang-gadang akan menyerupai kawasan Malioboro Jogja.Budi Sulistyono, Bupati Ngawi melakukan pen...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...