Kamis, 06 Agustus 2020 23:18

Nyaris Batal Ikut UTBK Gara-gara Rapid Test Mahal, Pemkot Kediri Bantu Calon Mahasiswa Gratiskan Tes

Senin, 06 Juli 2020 23:27 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Nyaris Batal Ikut UTBK Gara-gara Rapid Test Mahal, Pemkot Kediri Bantu Calon Mahasiswa Gratiskan Tes
Salah satu calon mahasiswi yang sedang di-rapid test oleh petugas.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Syarat untuk masuk Kota Surabaya salah satunya harus menunjukkan hasil rapid test nonreaktif. Hal ini memberatkan calon mahasiswa yang akan mengikuti UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) di Kota Surabaya. Sebab tarif rapid test mandiri tidak murah. Di beberapa Rumah Sakit maupun laboratorium menawarkan harga antara Rp 375 ribu hingga Rp 600 ribu per sampel.

Menghadapai masalah itu, Pemkot Kediri mengadakan rapid test gratis bagi calon mahasiswa yang akan ikut Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Pelaksanaan rapid test gratis ini di RSUD Gambiran dari tanggal 5 Juli-25 Juli 2020.

“Bapak Wali Kota Kediri menggratiskan biaya rapid test khusus untuk siswa Kota Kediri yang akan mengikuti UTBK. Kebijakan ini hanya berlaku untuk siswa yang namanya sudah terdaftar di BDT (Basis Data Terpadu),” kata dr. Fauzan Adima, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, Senin (6/7).

Menurut dr. Fauzan, bagi yang belum terdaftar BDT mendapatkan fasilitas diskon, hanya membayar Rp 200.000,-. Loket pendaftaran dari Senin sampai Kamis pukul 07.00 WIB- 12.00 WIB dan Jumat pukul 07.00 WIB-11.00 WIB. Sedangkan untuk di luar jam kerja, bisa melalui IGD.

Inisiatif Pemkot ini sangat membantu para calon mahasiswa. Firlanti (18 tahun), warga Singonegaran, Kecamatan Pesantren, alumni salah satu SMA swasta di Kota Kediri nyaris batal ikut tes perguruan tinggi karena bayar rapid test mahal. Ia ingin mendaftar di Unesa Surabaya dan UNS Solo untuk mengambil Jurusan Psikologi dan Antropologi.

“Saya tahu rapid test gratis dari IG Pemkot. Saya merasa terbantu, tes-nya digratiskan Pemkot karena ortu terdata sebagai BDT,” kata Firlanti. Ia mengikuti rapid test hari ini, Senin (6/07/2020) untuk berangkat ke Surabaya Rabu (8/07/2020). Masa berlaku hasil rapid test Covid-19 ini selama 14 hari.

Sementara itu, Evivana Anisa (18 tahun), yang telat mengurus BDT akhirnya ikut rapid test dengan diskon khusus. “Tetap bersyukur karena dapat harga diskon lumayan. Harus dapat surat rapid test nonreaktif karena jadi syarat ikut tes masuk perguruan tinggi di Surabaya,” kata Evivana. Ia salah satu lulusan SMA negeri di Kota Kediri dan ingin mendaftar di Teknik Fisika UGM dan ITS Surabaya.

Syarat untuk mengikuti rapid tes bagi calon mahasiswa ini adalah surat kelulusan, kartu ikut ujian, kartu KIS atau Jamkesda dan KTP Kota Kediri. (uji/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...