Selasa, 01 Desember 2020 13:09

Warganet dan Wakil Ketua DPRD Kecam Usulan Masuk Trenggalek Harus Bawa Suket Bebas Covid-19

Selasa, 30 Juni 2020 17:02 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Warganet dan Wakil Ketua DPRD Kecam Usulan Masuk Trenggalek Harus Bawa Suket Bebas Covid-19
Doding Rachmadi, Wakil Ketua DPRD Trenggalek. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Usulan Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Trenggalek, Joko Rusianto tentang perlunya Surat Keterangan Bebas Covid-19 bagi orang yang masuk ke Trenggalek, menuai reaksi kecaman dari para warganet.

Seperti yang disampaikan oleh pemilik akun Facebook dengan nama Bekti Harry Suwinto dalam kolom komentarnya di Facebook Group "Trenggalek Rumah Kita Bersama".

"Jangan mempersulit orang! Madiun yang zona hijau pertama kalinya di Jatim saja gapake begituan. Ndak ada tuh cek poin-cek poinan, jangan mempersulit masyarakat," tulis Bekti Harry Suwinto.

"Wah, aturan bikin ruwet. Gak kasihan masyarakatnya. Arep bisnis, male raiso (mau bisnis jadi tidak bisa)," tulis warganet lainnya dengan akun bernama Bambang Hariono Pendowo Aji sembari ditambahi emoji tertawa.

Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rachmadi juga mengaku tidak setuju dengan usulan Kepala BPBD yang mewajibkan setiap orang yang masuk ke Trenggalek harus membawa Surat Keterangan Bebas Covid-19.

"Surat Keterangan Bebas Covid-19 itu sudah tidak diperlukan. Justru ini akan membawa kegaduhan," kata politikus PDIP ini ketika ditemui di Gedung DPRD Trenggalek, Selasa (30/6/2020).

Dia menjelaskan, alasan kenapa setiap orang tidak perlu harus membawa Surat Keterangan Bebas Covid-19, karena Kabupaten Trenggalek saat ini sedang memasuki tahapan fase New Normal.

Oleh karena itu, dia justru mendorong Pemkab Trenggalek untuk segera memberlakukan New Normal, bukan lagi mewajibkan setiap orang yang masuk ke Trenggalek harus membawa Surat Keterangan Bebas Covid-19.

"Jadi segera saja New Normal itu diberlakukan. New Normal itu adalah tatanan kehidupan baru yang kuat dengan protokol kesehatan. Jadi ketika orang Tulungagung, orang Surabaya mau datang ke Trenggalek, ya dengan protokol kesehatan yang ketat, ya silakan," tuturnya.

Menurutnya, jika pada akhirnya Pemkab Trenggalek memberlakukan New Normal, maka ada hal yang perlu diantisipasi, yakni bagaimana masyarakat itu bisa tertib terhadap protokol kesehatan nantinya.

"Di masa pandemi Covid-19 saat ini, Kabupaten Trenggalek merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur dengan kategori rendah penyebaran Covid-19," tukasnya. (man/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...