Rabu, 08 Juli 2020 20:53

DPC PDI-P Kediri Berkirim Surat ke Kapolri, Desak Tuntaskan Kasus Pembakaran Bendera Partai

Senin, 29 Juni 2020 22:48 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
DPC PDI-P Kediri Berkirim Surat ke Kapolri, Desak Tuntaskan Kasus Pembakaran Bendera Partai
Jajaran DPC PDIP Kabupaten Kediri bersama Kapolres AKBP Lukman Cahyono. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri berkirim surat kepada Kapolri melalui Kapolres Kediri, Senin (29/6). Surat berperihal penyampaian aspirasi tersebut ditandatangani oleh Plt. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Ir. H. Budi Sulistyono, dan Sekretarisnya Dodi Purwanto. Surat itu pun diantar langsung oleh jajaran pengurus kepada Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono ke Mapolres Kediri di Pare.

Dodi Purwanto menjelaskan, surat tersebut berisi tiga aspirasi soal peristiwa pembakaran bendera PDI Perjuangan dalam aksi demonstrasi penolakan RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) Rabu (20/6) lalu.

"Pertama, meminta kepada aparat Kepolisian RI melalui Kepolisian Resort Kediri dan Kepolisian Daerah Jawa Timur, agar segera mengusut dan mengambil tindakan hukum terkait kasus tidak pidana kekerasan/pengerusakan terhadap barang berupa pembakaran bendera PDI Perjuangan dan atau penghasutan untuk menyatakan pernyataan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap golongan partai politik berdasarkan pasal 160 KUHP dan atau pasal 170 KUHP dan atau pasal 156 KUHP hingga tuntas," kata Dodi Purwanto usai mengantarkan surat kepada Kapolres Kediri.

"Kedua, meminta kepada Kepolisian Resort Kediri untuk mengusut tuntas apabila terjadi peristiwa serupa di wilayah hukum Polres Kediri. Dan, yang ketiga adalah meminta pihak Polres Kediri untuk melakukan upaya preventif dan/atau pencegahan dengan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar terwujud masyarakat Kabupaten Kediri yang aman dan kondusif dengan harapan kasus hukum yang terjadi di Jakarta tidak terulang di wilayah hukum Polres Kediri," paparnya.

Dodi menjelaskan, jalur hukum ditempuh karena PDI Perjuangan memiliki keinginan untuk memecah belah bangsa. "Indonesia adalah negara besar yang begitu beragam. Dari Sabang sampai Merauke, dan dari Miangas hingga ke Rote sangat majemuk. Kita bersatu karena Pancasila. Kita harus belajar dari konflik di Suriah, Yaman, Libya, dan yang lain. Rakyat di negara-negara tersebut akhirnya menjadi korban. Indonesia memiliki nilai luhur untuk bermusyawarah, jadi itulah yang harusnya kita kedepankan," tegas Dodi yang juga Ketua DPRD Kabupaten Kediri itu. (uji/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...