Tak Mau Kecolongan, Pasien Sembuh Covid-19 Wajib Tes Swab Dua Kali Sebelum Pulang

Tak Mau Kecolongan, Pasien Sembuh Covid-19 Wajib Tes Swab Dua Kali Sebelum Pulang Pasien sembuh Covid-19 di Asrama Haji Sukolilo yang diperbolehkan pulang. foto: ist.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini mengungkapkan, sekitar 190 pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di Hotel Asrama Haji, hasil pemeriksaan swab pertama telah dinyatakan negatif. Namun, ia mengaku khawatir jika pasien tersebut hanya dilakukan sekali swab sebelum dipulangkan dari isolasi.

Untuk itu, ia mengaku sedang menyiapkan pola-pola agar pasien Covid-19 yang menjalani satu kali swab negatif itu tidak kembali positif. Salah satunya yakni dengan memisahkan pasien isolasi di Hotel Asrama Haji yang sudah dinyatakan negatif satu kali hasil swab dengan positif.

“Jadi, nanti yang sudah negatif kita kumpulkan dengan yang sudah negatif. Tapi ya kalau mau tak keluarin (pulangkan) risikonya terlalu tinggi. Tapi kan ada saatnya nanti keluar orang itu (negatif) jadi confirm. Tapi jangan sampai swabnya itu lebih dari 14 hari,” jelas Risma.

Akan tetapi, ia menyatakan, sebelum 14 hari menjalani masa isolasi, pasien tersebut harus dilakukan swab. Tujuannya, agar pasien yang telah dilakukan dua kali swab itu bisa segera pulang pada hari ke-15.

“Jadi sebelum 14 hari kita harus lakukan swab. Supaya nanti kalau dia pas hari ke 15 itu bisa pulang. Jadi waktunya yang tak pakai tetap 15 hari,” pungkasnya.

Sebelumnya, organisasi kesehatan dunia (WHO) telah menerbitkan pedoman baru tentang kriteria Covid-19. Menurut WHO, pasien yang telah sembuh dari Covid-19 tak perlu memerlukan dua kali tes swab dengan hasil negatif untuk dapat dikeluarkan dari ruang isolasi. Hal ini berbeda dari rekomendasi WHO di awal yang mengharuskan pasien memiliki dua hasil tes swab negatif. (ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO