Sabtu, 08 Agustus 2020 01:58

​Pemkab Kediri Miliki Alat Penerima Peringatan Dini Gempa Bumi dan Tsunami

Rabu, 24 Juni 2020 19:50 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
​Pemkab Kediri Miliki Alat Penerima Peringatan Dini Gempa Bumi dan Tsunami
Plt. Kepala BPBD Kabupaten Kediri Slamet Turmudzi (kiri) dan stafnya, sedang mengamati monitor WRC.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Kediri kini memiliki sistem penerima peringatan atau disebut Warning Receiver System (WRS) gempa bumi dan tsunami. Alat ini merupakan bantuan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat.

Alat diseminasi informasi dan peringatan dini gempa bumi serta tsunami tersebut ditempatkan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri. WRS merupakan sistem aplikasi berbasis komputer yang digunakan untuk menerima informasi dari WRS server BMKG pusat.

Plt. Kepala BPBD Kabupaten Kediri Slamet Turmudzi menjelaskan, fungsi WRS lebih kepada menerima informasi dan memberitahu situasi wilayah. "Alat tersebut sangat bermanfaat untuk mengantisipasi terjadinya gempa bumi susulan di suatu daerah dan membantu masyarakat dalam deteksi dini," kata Slamet, Rabu (24/6).

Menurut Slamet, BPBD Kabupaten Kediri telah membentuk tim siaga bencana di desa, sehingga informasi dari alat WRS tersebut diteruskan kepada masyarakat melalui jaringan Tim Siaga Desa menggunakan sistem pesan SMS di telepon genggam.

Ditambahkan oleh Slamet, informasi gempa di seluruh Indonesia secara real time akan masuk di monitor ini.

"Nomor HP teman-teman di wilayah akan dimasukkan ke dalam sistem, sehingga ketika ada gempa akan ada pemberitahuan ke HP masing-masing. Ini sebagai alat untuk memberi informasi, sehingga masyarakat dapat mengantisipasi jika ada gempa susulan," terangnya.

Untuk diketahui, potensi gempa di Kabupaten Kediri tergolong kecil. Akan tetapi mengingat potensi gempa seluruh Indonesia cukup besar, maka alat tersebut sangat membantu. Sehingga bila terjadi gempa di Indonesia, mereka dapat memberitahu keluarga yang ada di luar daerah. (uji/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...