Kamis, 03 Desember 2020 04:51

Permukiman di Jember Diserang Monyet Ekor Panjang, Warga Diimbau Hati-hati dan Tidak Membunuhnya

Jumat, 12 Juni 2020 00:43 WIB
Editor: Revol Afkar
Permukiman di Jember Diserang Monyet Ekor Panjang, Warga Diimbau Hati-hati dan Tidak Membunuhnya
Monyet ekor panjang yang masuk ke permukiman warga di Dusun Tegal Bago, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Jember.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Sejumlah monyet jenis ekor panjang menyerang permukiman warga di Dusun Tegal Bago, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Jember, Kamis (11/6/2020). Serangan hewan liar itu menurut pengakuan warga, terjadi dalam kurun waktu dua minggu terakhir ini.

Terkait serangan monyet liar itu, salah seorang warga, Deva Wisnu Aji membagikan video rekamannya di sebuah grup facebook. Dia dan juga warga lainnya merasa resah dengan adanya serangan itu.

Karena beberapa hewan peliharaan warga, kata pria yang akrab dipanggil Deva ini, diganggu dan diambil makanannya.

"Yang saya rekam di video itu, malah anaknya kucing diganggu. Dan karena masih baru lahir, jadi mati gitu anak kucingnya. Monyet-monyet itu datang sejak dua mingguan ini," kata Deva saat dikonfirmasi wartawan.

Selain dirinya, ada tiga warga lainnya juga disatroni monyet liar itu. "Ada juga ayam milik warga diganggu. Gak dimakan sih, tapi mungkin mau diambil makanannya. Saya juga sempat ngasih makanan, karena mungkin monyet itu lapar. Lah, malah besok-besoknya datang lagi, bahkan ada kayak induknya besar gitu juga datang," katanya.

Deva mengaku membagikan video rekamannya ke media sosial facebook di salah satu grup, agar mendapat perhatian dinas terkait.

"Akhirnya saya rekam video itu, agar nantinya dapat perhatian dinas terkait. Sudah datang dari Dinas Kehutanan (BKSDA Wilayah III Jember) yang membawa kurungan gitu, juga sosialisasi. Kita diingatkan jangan dibunuh dan jangan diberi makanan agar tidak datang lagi," katanya.

Menyikapi informasi ini, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jember membenarkan datang ke pemukiman warga dan memberikan sosialisasi.

Saat dikonfirmasi, Kepala BKSDA Wilayah III Jember, Setyo Utomo mengatakan, pihaknya merespons informasi warga, dan langsung mendatangi lokasi pemukiman yang mengaku mendapat serangan.

"Informasi dari petugas kami di lapangan, memang ada serangan monyet jenis ekor panjang ke warga. Baru satu (monyet) yang terekam di video itu, yang terlihat membawa anak kucing tapi sudah mati," kata Setyo saat dikonfirmasi melalui ponselnya.

Untuk warga lainnya, ada yang mengaku mendapat serangan sejak dua minggu terakhir. "Tapi monyet itu dipastikan hewan liar, bukan peliharaan warga yang lepas. Sehingga kita imbau agar warga jangan memberinya makan. Karena nanti akan kembali lagi. Monyet itu ke permukiman warga, mungkin karena di habitatnya kehabisan makanan, dan warga yang menanam pohon, ada buahnya, jadi monyet-monyet itu datang," katanya.

Setyo mengingatkan, agar monyet-monyet itu tidak dibunuh. "Laporkan kepada kami, agar nanti kami amankan dan nanti kami pindahkam ke habitat lainnya agar mendapat makanan. Tapi sejauh ini, belum ada informasi warga jadi korban," pungkasnya. (jbr1/yud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...