Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Chotib.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, Senin (8/6/2020), mengumumkan bahwa terdapat 12 tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri.
Ke-12 tambahan kasus baru tersebut yaitu 1 kasus Klaster Araya Tulungagung warga Desa Petok Kecamatan Mojo, 6 kasus Klaster Pabrik Mustika Tulungagung yang terdiri dari 1 orang warga Desa Dukuh Kecamatan Ngadiluwih, 1 orang warga Desa Banggle Kecamatan Ngadiluwih, 1 orang warga Desa Silir Kecamatan Wates, 1 orang warga Desa Sumberagung Kecamatan Wates, serta 2 orang warga Desa Janti Kecamatan Wates isolasi mandiri.
BACA JUGA:
- Nama Tunggal di SK, Rais Aam Putuskan Lokasi Munas-Konbes NU di Ponpes Alfalah Ploso Kediri
- Libur Panjang Iduladha, Stasiun Kediri Layani Lebih dari 13 Ribu Penumpang
- Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar
- Antisipasi Kepadatan Kaliombo, Dishub Kota Kediri Siagakan Petugas dan Pantau Arus Lalin Lewat ATCS
Selanjutnya, 1 kasus Klaster Gresik warga Desa Selosari Kecamatan Kandat, 1 kasus Klaster Surabaya warga Desa Kuwik Kecamatan Kunjang, 1 kasus Klaster Desa Gampeng warga Desa Gampeng Kecamatan Gampengrejo. Semua pasien tersebut menjalani isolasi mandiri.
"Selain itu, dapat kami sampaikan bahwa satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Desa Petok, Kecamatan Mojo telah dinyatakan sembuh," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Chotib dalam rilisnya, Senin (8/6).
Menurut dr. Chotib, pasien yang selama ini melakukan isolasi di rumah karantina Desa Petok tersebut merupakan 1 dari 8 kasus Klaster Pondok Pesantren Temboro, Magetan. Dari pemeriksaan laboratorium, hasil swab yang dilakukan pada pasien tersebut terkonfirmasi negatif.
"Dengan demikian, saat ini terdapat 171 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, dengan rincian 150 orang dirawat, 12 orang sembuh, dan 9 orang meninggal," tambah dr. Chotib.
Dengan masih meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, dr. Chotib kembali menyampaikan kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, jaga jarak, dan wajib memakai masker saat beraktivitas.
"Perlu kesadaran dan kerja sama semua pihak agar upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 dapat berjalan maksimal," pungkasnya.
Dengan tambahan 12 kasus ini, rincian klaster kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri adalah sebagai berikut:
1. Klaster Araya Tulungagung : 7 orang
2. Klaster Jakarta : 2 orang
3. Klaster Kalimantan : 1 orang
4. Klaster Maspion Sidoarjo : 6 orang 5. Klaster Sampoerna : 1 orang
6. Klaster Pelatihan Haji : 5 orang
7. Klaster Pabrik Rokok Mustika : 50 orang
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




