Sabtu, 16 Januari 2021 12:27

Dua Pemudik Asal Trenggalek Dinyatakan Positif Covid-19

Minggu, 31 Mei 2020 09:43 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Dua Pemudik Asal Trenggalek Dinyatakan Positif Covid-19
Bupati Arifin saat mengumumkan pasien ke-8 dan 9 dari Smart Center Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin kembali mengumumkan adanya penambahan 2 pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Trenggalek.

"Kami mengumumkan tambahan 2 pasien terkonfirmasi positif (Covid 19), tepatnya di Desa Sukosari Kecamatan Trenggalek dan di Desa Ngulungkulon Kecamatan Munjungan," kata Arifin melalui virtual conference dari smart center, Sabtu (30/5) malam. Dengan demikian, total ada 9 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Trenggalek.

Untuk pasien ke-8 adalah seseorang berjenis kelamin laki-laki (47) asal Desa Sukosari Kecamatan Trenggalek. Sementara pasien ke-9 adalah wanita (17) asal Desa Ngulungkulon Kecamatan Munjungan.

Arifin mengungkapkan, pasien ke-8 merupakan seorang karyawan di salah satu perusahaan di Kota Sidoarjo. Pada 14 Mei, ia pulang ke rumahnya di Desa Sukosari. Saat itu, pasien langsung diminta menjalani isolasi mandiri selama 14 hari meski tidak memiliki keluhan apapun.

Tiga hari kemudian, tepatnya 17 Mei, ia sempat mendatangi toko swalayan di Desa Dawuhan dan bertemu dengan istri pemilik toko untuk melakukan transaksi. Selang sehari, 18 Mei, pasien mulai mengalami batuk.

Selanjutnya, pasien menjalani rapid test pertama dengan hasil nonreaktif. Seminggu kemudian, pasien dilakukan rapid test yang kedua dengan hasil reaktif, dan selanjutnya dilanjutkan dengan tes swab yang dinyatakan positif Covid-19.

Adapun pasien ke-9 merupakan karyawan di salah satu perusahaan di Kota Surabaya. Dia pulang ke Trenggalek dengan menggunakan travel dari KKecamatan Panggul, pada 21 Mei.

Pada tanggal 23 Mei, pasien menjalani rapid test di Puskesmas Munjungan setelah melapor ke pihak desa, dan hasilnya reaktif. Selanjutnya pada 26 Mei pasien menjalani swab dan tiga hari hasilnya keluar, dinyatakan positif Covid-19.

"Pasien 01 hingga 09 tidak ada transmisi lokal. Hal ini diperkuat oleh spesimen rapid test yang melibatkan hampir 2.000 orang. Sasaran rapid ada di tiga titik, yakni klaster Industri, pasar, dan pemudik," terang Arifin.

"Di Kabupaten Trenggalek, risiko terbesar Covid-19 adalah dari pemudik yang masuk ke Kabupaten Trenggalek," kata Arifin. (man/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 11 Januari 2021 16:42 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Kerusuhan politik yang dilakukan pendukung fanatik Presiden Donald Trump menelan banyak korban jiwa. Setidaknya, empat pendukung Trump dan dua polisi dikabarkan meninggal dunia terkait aksi demo anarkis di Gedung Cap...
Jumat, 15 Januari 2021 23:19 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...