Minggu, 12 Juli 2020 15:56

40 Pedagang Pasar Basah Trenggalek di-Rapid Test, Seluruhnya Nonreaktif

Jumat, 22 Mei 2020 20:21 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
40 Pedagang Pasar Basah Trenggalek di-Rapid Test, Seluruhnya Nonreaktif
Suasana saat rapid test di Pasar Basah Trenggalek. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Komidag (Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan) dan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, bekerja sama menggelar rapid test di Pasar Basah Trenggalek, Jumat (22/5/2020).

Saeroni, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek mengatakan, rapid test yang digelar pertama kali ini, dalam rangka untuk mendeteksi Covid-19 di pasar.

"Kegiatan hari ini adalah rapid test di Pasar Basah yang tujuannya screening untuk mendeteksi adanya virus corona di pasar," kata Saeroni di Pasar Basah Trenggalek.

Menurutnya, dengan adanya screening ini diharapkan bisa diketahui petunjuk awal, apakah ada yang reaktif atau tidak. Dalam rapid test ini, diambil sampling 40 pedagang untuk dilakukan rapid test. Hasilnya, mereka seluruhnya dinyatakan nonreaktif Covid-19.

Saeroni juga menyampaikan, rapid test ini akan digelar secara berkelanjutan di beberapa pasar di wilayah Kabupaten Trenggalek.

Sementara itu, Kepala Dinas Komidag Trenggalek, Agus Setiyono menerangkan, selain rapid test, pihaknya pagi tadi telah melaksanakan kegiatan penertiban pemakaian masker di beberapa pasar, di antaranya Pasar Bendorejo, Pasar Kamulan, dan Pasar Basah.

Soal rapid test di Pasar Basah, Agus menjelaskan, sebelum 40 pedagang menjalani rapid test, mereka semua dibekali face shield atau tameng muka secara gratis. Dalam rapid test ini, tidak diklasifikasikan siapa yang akan di-rapid test.

"Kita ambil secara acak tadi (dalam rapid test), kita tidak melihat usianya, ketika dia pedagang di Pasar Basah, ya kita tawari," jelas Agus.

"Rencana besok pagi juga akan kita lakukan rapid test di Pasar Subuh, kemudian siangnya kita lanjutkan di Pasar Kamulan," tutupnya. (man/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...