Rabu, 27 Januari 2021 14:39

​Bawa Tas Belanjaan Sendiri Agar Tak Nyampah, Warga Kota Kediri Antre di e-Warong

Jumat, 22 Mei 2020 13:31 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Muji Harjita
​Bawa Tas Belanjaan Sendiri Agar Tak Nyampah, Warga Kota Kediri Antre di e-Warong
Seorang pemegang Kartu Sahabat saat berbelanja di e-Warong. (foto: ist.)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Imbauan jaga jarak dari Wali Kota Kediri saat mengambil sembako di e-Warong berupaya diterapkan warga Kota Kediri, termasuk ajakan untuk mengurangi sampah plastik. Mereka mengantre dengan membawa tas belanjaan sendiri.

Hal yang luput dari perhatian saat wabah Covid-19 adalah meningkatnya sampah, khususnya sampah plastik yang berasal dari paket sembako. KPM (Keluarga Penerima Manfaat) Kecamatan Pesantren mengantre dengan membawa tas belanjaan sendiri. Selain mengurangi sampah, tas belanjaan juga lebih kuat, mengingat sembako yang dibawa berat.

“Imbauan Pak Wali juga mengurangi sampah. Maka kami harapkan KPM membawa tas sendiri,” kata Yunanik, Ketua e-Warong Langgeng, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Jumat (22/5).

e-Warong di Kelurahan Jamsaren ini dikelola oleh 9 orang ibu rumah tangga KPM. Mereka kini piawai menggunakan mesin EDC (Electronic Data Capture) dari Bank Mandiri yang ditunjuk sebagai penyalur dana Covid-19 dan PKH. Selain menyalurkan bantuan, e-Warong juga menjual kebutuhan sehari-hari untuk umum dan KPM. Labanya dibagi rata untuk pengelola.

“Dulu saya buka warung kopi. Terus ada e-Warong ini lebih lumayan. Juga bisa bantu ibu-ibu lain untuk mendapatkan pekerjaan,” kata Yunanik. Di seluruh Kecamatan Pesantren terdapat 8 titik e-Warong yang dikelola oleh ibu-ibu KPM PKH.

Sementara itu, Sofwan Arifin, pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) Kecamatan Pesantren menjelaskan bahwa pihaknya telah menyalurkan paket untuk 69 KPM penerima sembako reguler dan 34 KPM perluasan Covid-19. Total yang akan disalurkan sejumlah 192 KPM penerima sembako reguler dan 103 KPM perluasan. Untuk KPM perluasan ini dibagikan mulai April hingga Desember 2020.

Sedangkan untuk mencegah adanya kerumunan, lanjut Sofwan, pendamping PKH berkoordinasi dengan kelurahan membagi jadwal per lingkungan. Jadi setiap jam hanya melayani maksimal 15 KPM. Menurut Sofwan, para pengelola e-Warong ini bersedia untuk bekerja lebih lama agar penerima tidak berkerumun.

Untuk bulan Mei ini, pembagian dilakukan mulai tanggal 20-23 Mei 2020. KPM membawa kartu yang sudah dibagikan sebelumnya untuk mendapatkan sembako seusai dengan nominal yang tertera di kartu.

"Sembako yang dibagikan memenuhi 4 isi piringku yaitu karbohidrat, protein, mineral, dan vitamin. Sembako terdiri dari beras, telur, daging ayam, tahu, sayur, dan buah," tambah Sofwan. (uji/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...