Sabtu, 11 Juli 2020 04:13

Pemkot Mojokerto Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran di Sejumlah Titik

Senin, 18 Mei 2020 22:43 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Rochmad Aris
Pemkot Mojokerto Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran di Sejumlah Titik
Wali Kota Ita saat memantau pasar murah.

KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto resmi membuka operasi pasar murah di seluruh wilayah kota secara serentak menjelang Hari Raya Idul Fitri di tengah kondisi pandemi Covid-19. 

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Mojokerto  Ruby Hartoyo, meninjau langsung lokasi pasar murah bagi warga di sejumlah titik lokasi, Senin (18/5/2020).

Dengan Rp 24.500, warga bisa mendapatkan paket komoditi berupa gula dan minyak melalui operasi pasar murah yang tersebar di seluruh wilayah. Pun dengan komoditi lainnya yang jauh lebih murah harganya dibandingkan harga di pasar tradisional maupun pasar modern. 

Warga dapat membeli bahan-bahan makanan di operasi pasar murah melalui kantor kecamatan, kantor kelurahan, tempat ibadah (klenteng), dan kantor Disperindag Kota Mojokerto.

Contohnya, untuk wilayah Kecamatan Prajurit Kulon dan Kecamatan Magersari, operasi pasar murah dilaksanakan melalui kantor kecamatan masing-masing. Sedangkan sebagian wilayah Kecamatan Kranggan seperti Kelurahan Jagalan, Kelurahan Sentanan, dan Kelurahan Purwotengah, dilaksanakan di halaman Klenteng Hok Sian Kiong.

"Operasi pasar murah ini sengaja kami sebar secara merata agar masyarakat dapat menikmatinya. Untuk itu, jadwal buka operasi pasar pun telah kami sesuaikan di setiap masing-masing wilayah," kata Ning Ita, sapaan akrab wali kota usai peninjauan.

"Ada yang di kantor kecamatan, kantor kelurahan, halaman tempat ibadah seperti klenteng dan kantor Disperindag. Jadwal ini, sudah kami berikan ke lingkungan setempat dengan kuota masing-masing," rincinya.

Ia juga meminta kepada seluruh warga yang akan membeli di operasi pasar, agar tetap mematuhi peraturan protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker wajah, mencuci tangan hingga penerapan pysical distancing. Hal ini, tidak lepas untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona. 

"Kami minta kepada masyarakat wajib dan harus mematuhi protokoler kesehatan. Jangan berkerumun, tetap taati pysical distancing, wajib pakai masker," imbuhnya.

Ning Ita menyebut, kehadiran operasi pasar murah di wilayah Kota Mojokerto bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terutama di tengah merebaknya wabah virus Corona. Hal ini, merupakan salah satu bentuk hadirnya Pemkot Mojokerto dalam percepatan penanganan Covid-19. 

"Di samping untuk meringankan beban masyarakat, juga menstabilkan harga di pasaran. Sekaligus pemerintah menjamin ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri," tandasnya.

Perlu diketahui, operasi pasar murah akan berlangsung selama tiga hari mulai 18-20 Mei 2020. Pemkot Mojokerto telah memberikan kupon masing 500 lembar di setiap kecamatan untuk digunakan dalam transaksi pembelian. Jika tidak membawa atau memliki kupon, warga hanya diperkenankan membeli beras dan tepung saja. 

Adapun komoditi yang dijual adalah beras Rp 40.500 per 5 liter, gula Rp 12.500 per kilogram, minyak Rp 12.000 per liter, dan tepung Rp 7.500 per kilogram. (ris/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...