Ilustrasi. foto: net
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri yang selama ini dirawat di Surabaya telah sembuh dan diperbolehkan pulang.
Demikian disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Chotib, dalam rilisnya, Senin (11/5).
BACA JUGA:
- Ruang Kepsek dan TU MTsN 1 Kota Kediri Terbakar, Gus Qowim Pastikan KBM Tidak Terganggu
- Festival Literasi Kediri 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Vinanda Dorong Budaya Baca di Era Digital
- Outing Class di Pantai Pangi, Santri MMQ Kediri Terseret Ombak
- Annisa Hanindhito Buka Pesta Siaga Kwartir Pramuka Kabupaten Kediri di Taman Wisata Ubalan
Menurut dr Chotib, dari pemeriksaan laboratorium, hasil swab yang dilakukan pada pasien tersebut terkonfirmasi negatif.
"Selain itu dapat kami sampaikan bahwa hari ini (Senin, 11/5), telah dilaksanakan pemeriksaan swab kepada 46 OTG (Orang Tanpa Gejala) di Puskesmas Semen dan Puskesmas Blabak. Orang dalam kategori OTG ini tidak bergejala namun merupakan klaster pabrik rokok di Tulungagung. Hasil swab dapat diketahui dalam jangka waktu 4-5 hari ke depan," terang dr. Chotib.
Ia kembali mengajak kepada masyarakat untuk tetap menjaga jarak, sering mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, tidak keluar rumah kecuali untuk kepentingan mendesak dan wajib menggunakan masker saat beraktivitas.
"Selain itu guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 agar masyarakat menaati aturan pemerintah untuk tidak mudik," pungkasnya. (uji/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





