Minggu, 24 Januari 2021 11:00

Tambahan Kerugian Negara Kasus Korupsi Pasar Manggisan Jadi Rp 1,3 M, Setelah Kejari Gandeng BPKP

Senin, 20 April 2020 21:32 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Indrawan
Tambahan Kerugian Negara Kasus Korupsi Pasar Manggisan Jadi Rp 1,3 M, Setelah Kejari Gandeng BPKP
Kajari Jember, Prima Idwan Mariza (tengah) saat konferensi pers.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Terungkapnya tambahan kerugian negara soal kasus korupsi revitalisasi Pasar Manggisan, Kecamatan Tanggul, setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Di mana dari kerugian negara sebesar Rp 685 juta, saat ini berubah ke angka Rp 1,3 miliar.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember, Prima Idwan Mariza saat konferensi pers di kantor Kejari Jember, tentang pelimpahan tahap II berkas perkara dari jaksa penyidik ke jaksa penuntut umum, Senin (20/4/2020) siang.

"Dari hasil penyidikan yang dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jember, ditemukan penambahan (kerugian, red) yang semula sebesar Rp 685 juta, bertambah menjadi Rp 1,3 miliar," kata pria yang akrab dipanggil Prima saat rilis.

Prima menambahkan, pihaknya melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam melakukan penghitungan dari berbagai aspek. Sebab, kata Prima, kasus bisa berkembang, dan bahkan bertambah ke tersangka baru, tergantung pembuktian nanti di persidangan.

"Kalau di penuntutan, persidangan, ada perkembangan, itu lain lagi. Yang penting aturan normanya, aturan hukumnya kita ikuti," tandasnya.

Sementara Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Jember, Setyo Adhi Wicaksono mengatakan, untuk berkas keempat orang tersangka sudah dinyatakan lengkap.

"Rinciannya, tersangka berinisial AM (Anas Ma'ruf) selaku PPK dan pengguna anggaran, E-S (Edi Sandhi) selaku pelaksana pekerjaan, M-F (Muhammad Fariz) dan I-S-W (Irawan Sugeng Widodo) selaku perencana dan pengawas," sebut Setyo.

Saat ini keempat tersangka masih ditahan di lapas kelas II A Jember. Penahanan lanjutan akan dilakukan selama 20 hari hingga tanggal 9 Mei 2020.

"Sebelum melakukan proses persidangan," katanya.

Setyo juga menambahkan, keempat tersangka terancam terjerat pasal 2 ayat (1) pasal 3 jucto pasal 18 UU RI no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Sebagaimana diubah UU RI nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP," sambungnya. (ata/yud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...