KH. Khusni (kanan) saat membagikan beras dan sembako pada para tukang becak dan warga kurang mampu di lingkungan rumahnya. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur KH. Khusni mendonasikan 1 ton lebih beras dan sembilan bahan pokok (Sembako) pada warga Desa Sukorejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek.
"Bantuan seperti ini biasa saya lakukan tiap tahun menjelang puasa Ramadhan. Ini tujuannya agar mereka bisa berbuka di bulan Ramadhan nanti," kata Khusni usai memberikan paket sembako pada warga di kediamannya Desa Sukorejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek, Senin (20/4).
BACA JUGA:
- Deteksi Dini, BPJS Kesehatan Tulungagung Lakukan Skrining Siswa Sekolah Rakyat di Trenggalek
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
- Mentan Nyatakan Jawa Timur Swasembada Pangan, DPRD Jatim Apresiasi Pemprov
Politikus PKB mengatakan pemberian bantuan sembako seperti ini telah dilakukannya secara rutin sejak tahun 1995 hingga sekarang. Adapun jumlah bantuan kali ini 220 paket sembako. Tiap bungkus paket sembako tersebut terdiri dari beras 5 kilogram, mie instan, gula, snack, dan kecap.
Seluruh paket sembako tersebut ia donasikan pada lingkungan sekitar, mulai dari kaum fakir miskin, para tukang becak, kaum buruh bangunan, PKL, pedagang pasar Gandusari, dan para penghuni Dinas Sosial UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Trenggalek.

(Kerabat KH. Khusni saat membagikan paket sembako pada para penghuni panti Dinas Sosial)
"Niatnya untuk membantu sesama," kata Khusni yang menjabat sebagai anggota Komisi E Bidang Kesejahteraan DPRD Provinsi Jawa Timur.
Menurut Khusni, pemberian bantuan paket sembako tidak hanya ia lakukan jelang bulan Ramadhan. Menjelang hari raya Idul Fitri nanti seperti beberapa tahun sebelumnya ia akan kembali mendonasikan paket sembako pada warga.
Kata Khusni, pemberian paket sembako ini juga dalam rangka meringankan beban ekonomi warga yang terdampak dari adanya wabah Covid-19 saat ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




