Sabtu, 06 Juni 2020 09:19

Dok, DPRD Gresik Sepakat Gulirkan Interpelasi Penanganan Kali Lamong

Kamis, 19 Maret 2020 16:41 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Dok, DPRD Gresik Sepakat Gulirkan Interpelasi Penanganan Kali Lamong
DPRD Gresik saat menggelar paripurna mengambil keputusan usulan interpelasi penanganan Kali Lamong. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPRD Gresik sepakat menggulirkan interpelasi penanganan Kali Lamong kepada Bupati Sambari Halim Radianto. Kesepakatan ini tertuang dalam paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani di ruang paripurna, Kamis (19/3).

Sebelumnya, juru bicara (jubir) Fraksi PKB Syaichu Busiri sebagai salah satu fraksi pengusul interpelasi menilai Pemkab Gresik tak serius dalam menangani Kali Lamong.

"Ini terbukti setiap DPRD Gresik mengalokasikan anggaran tak bisa terserap dengan baik. Pada tahun 2016, Pemkab Gresik tak melakukan langkah apapun untuk penanganan Kali Lamong. Anggaran yang disediakan pada tahun 2016 senilai puluhan miliar tak bisa terserap untuk pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Lamong. Kondisi serupa juga terjadi di tahun anggaran berikutnya," ujar Syaichu.

Ketua Fraksi PKB, Moh. Abdul Qodir menyampaikan bahwa usulan interpelasi bupati merupakan bentuk keprihatinan fraksinya terhadap pemerintah. Sebab, banjir Kali Lamong merupakan bencana tahunan. "Makanya, kami Fraksi PKB menganggap sangat urgent interpelasi ini," katanya.

Sempat terjadi perdebatan soal mekanisme pengajuan dan pembacaan usulan dari fraksi pengusul interpelasi dalam paripurna kali ini.

Anggota Fraksi Amanat Pembangunan (FAP), Faqih Usman menyatakan bahwa interpelasi diusulkan minimal 7 anggota DPRD dari 2 fraksi. Sementara untuk pembacaan usulan cukup diwakili dari salah satu anggota pengusul interpelasi.

Sementara Anggota Fraksi Partai Demokrat (F-PD) Suberi, meminta ada materi pertanyaan yang rigid dan detil untuk Bupati.

"Sehingga, jawaban yang diberikan oleh Bupati tak mengembang kemana-mana. Jangan sampai jawaban Bupati merembet ke mana-mana. Makanya, harus disiapkan pertanyaan yang fokus persoalan," pinta Suberi.

Sementara Ketua DPRD Fandi Akhmad Yani meminta kepada Fraksi PKB agar menambah bahan pertanyaan (klarifikasi) untuk Interpelasi Bupati. "Sehingga, rapat paripurna berikutnya Bupati bisa menjelaskan sesuai fokus persoalan. Untuk materinya akan dibicarakan dalam rapat DPRD," katanya.

Terkait jadwal menghadirkan bupati, Yani mengatakan akan segera diagendakan. "Pemanggilan Bupati untuk memberikan penjelasan dalam paripurna interpelasi segera kami agendakan," pungkasnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...