Kamis, 03 Desember 2020 14:07

Jual Burung Langka Lewat FB, Pria ini Diringkus Polisi

Selasa, 03 Maret 2020 19:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Tuhu Priyono
Jual Burung Langka Lewat FB, Pria ini Diringkus Polisi
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menunjukkan dua ekor Burung Nuri Bayan yang dijual pelaku lewat facebook.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Jual beli secara online memang harus hati-hati dan jeli. Jangan karena memikirkan untung, justru malah buntung.

Seperti yang dialami Agus Setiawan (30), warga Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Ia terpaksa dicokok polisi akibat menjual burung atau satwa yang dilindungi melalui grup Facebook “Pecinta Burung Kakatua dan Komunitas Kicau Mania Malang Selatan”.

Polisi bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur dalam menangani kasus ini.

"Pelaku ini menjual dua ekor burung Nuri Kepala Hitam (Lorius Lory) dan Nuri Bayan (Eclectus Roratus) serta empat ekor burung lainnya melalui group facebook “Pecinta Burung Kakatua Indonesia dan Komunitas Kicau Mania Malang Selatan”," terang Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, Selasa (3/3/2020).

Sesuai pengakuan pelaku, burung-burung itu didapat dari penjaring burung di Sorong, Papua Barat. Selanjutnya, pelaku menjualnya melaui media sosial Facebook menggunakan akun yang bernama Gombes Mbes dan melakukan COD atau bertemu dengan pembelinya.

Apes baginya, karena kedoknya terbongkar saat menggelar transaksi di Warung Pedas Desa Tangkilsari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Ia diamankan polisi setelah petugas berkomunikasi via HP dengan menyamar sebagai pembeli.

"Setelah bertransaksi di salah satu warung, pelaku pun kami amankan beserta barang buktinya dan kami juga membawa barang bukti lain yang kami dapatkan dari rumah pelaku," ungkap Hendri Umar.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 40 ayat 2 junto pasal 21 ayat 2 huruf a UU nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya junto Permen LHK RI tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan 6 burung yang masuk dalam kategori satwa yang dilindungi dan dijual dengan harga Rp 1.900.000,- untuk dua ekor burung jenis Nuri Bayan itu. (thu/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...