Sekda Yuhronur Efendi (kiri) saat bertemu Ayu Winda Puspitasari dan ayahnya (Sartono).
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Sartono, ayah dari Ayu Winda Puspita Sari, salah seorang mahasiswa asal Kabupaten Lamongan ini tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya saat putri tercintanya bisa pulang kembali ke Indonesia.
"Saya sekeluarga bahagia sekali, karena anak saya sudah kembali ke Indonesia," kata Sartono sambil menangis haru di sela-sela wawancara dengan sejumlah awak media di kediamannya, Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Lamongan, Ahad pagi (16/2).
BACA JUGA:
- Disnakeswan Lamongan Perketat Pemeriksaan Ternak di Perbatasan Jelang Iduladha
- Jelang Iduladha, Harga Sapi Kurban di Pasar Tikung Lamongan Naik hingga Rp3 Juta
- Mawar Merah pada Kerudung Jadi Penanda Unik Jemaah Haji asal Lamongan di Madinah
- KAI Daop 8 Catat Penumpang Stasiun Lamongan Naik 35 Persen pada Triwulan I 2026
Ayu Winda sendiri tercatat sebagai mahasiswa Universitas Normal Tiongkok, Kecamatan Luonan, Distrik Hongshan Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei. Ia tengah menempuh sekolah S2 Jurusan Ilmu Pendidikan Bahasa Mandarin. Ayu Winda diketahui sudah berada di Wuhan selama enam bulan.
"Alhamdulillah bersyukur sekali anak saya datang ke Lamongan juga dalam keadaan sehat," ungkapnya.
Sejak virus corona menyerang Wuhan, lanjut Sartono, dirinya mengaku cemas dan khawatir akan nasib keselamatan anaknya di sana. Terlebih jika ia melihat berita di televisi yang menayangkan kondisi sejumlah WNI yang berbeda di Wuhan kekurangan stok makanan dan terisolasi di dalam kamar asrama mahasiswa. Bahkan saking cemasnya, setiap hari Sartono terus komunikasi dengan Ayu.
"Tidak henti-hentinya telepon itu mas, kalau pulsa habis beli lagi," katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




