Jumat, 05 Juni 2020 16:36

Warga Pendem Minta Lokasi Penemuan Situs Dijadikan Wisata Budaya

Kamis, 06 Februari 2020 17:05 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Agus Salimullah
Warga Pendem Minta Lokasi Penemuan Situs Dijadikan Wisata Budaya
BPCP Jawa Timur saat melaksanakan ekskavasi situs pendem, Desember 2019 lalu.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Warga Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu minta kepada Pemerintah Kota Batu untuk menjadikan lokasi penemuan situs Kerajaan Singosari di desa setempat sebagai obyek wisata budaya.

Permintaan warga ini dibenarkan Kepala Desa Pendem, Tri Wahyuwono Efendi. Menurutnya, usulan tersebut disampaikan warga saat musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes).

"Kami masih menunggu rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Yang jelas, kami sudah mengusulkan untuk menjadikan area penemuan situs peninggalan Kerajaan Singosari itu sebagai wisata budaya," ujar Tri Wahyuwono Efendi, Kamis (6/2).

Ia mengatakan, luas lahan penemuan situs secara keseluruhan terhitung 1.500 persegi. Ia berharap keterlibatan pemerintah berkaitan dengan masalah pembebasan lahan. Menurutnya, lahan seluas 1.500 persegi itu sebagian milik keluarga dari warga sekitar, dan sebagian lagi adalah tanah bengkok.

Disinggung mengenai anggaran yang disiapkan, Efendi menegaskan belum bisa memperkirakan. "Terkait anggaran, masih belum bisa diestimasikan. Ini dikarenakan menunggu rekomendasi dan kajian dari pemerintah daerah masalah lahan yang dimiliki keluarga itu," tegas dia.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Drs. Imam Suryono, M.M. mengatakan, pihaknya mendukung usulan warga untuk menjadikan Situs Pendem sebagai destinasi wisata budaya.

"Situs yang ditemukan di Desa Pendem itu harus digali secara keseluruhan, supaya kelihatan bentuknya. Bila itu dijadikan wisata budaya akan sangat bagus," terang dia, Kamis (6/2), saat ditemui di pelantikan pengurus BPC PHRI Kota Batu di Hotel Senyum.

Ditanya terkait masalah pembebasan lahan, ia mengaku masih akan melakukan koordinasi dan musyawarah. Bahkan, ia menyebut penggalian situs itu sudah masuk dalam program kerjanya.

"Pastinya, untuk penggalian kita anggarkan tahun ini, sampai kelihatan bentuknya. Nah, kalau digali semua yang kemudian muncul bangunan aslinya tentunya bisa dijadikan wisata budaya, dan kita juga suah datangkan ahli sejarah untuk itu," pungkas dia.

Seperti diketahui, BPCP Jawa Timur telah melaksanakan ekskavasi penyelamatan Situs Pendem selama 3 hari, dari 12 hingga 14 Desember 2019 yang lalu.

Sementara, kegiatan tersebut dilakukan atas permintaan dari Pemerintah Desa Pendem, atas penemuan awal struktur bata pada 26 November 2019. Lokasi penemuan tidak jauh dari Punden Desa Pendem. (asa/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...