Kantor HARIAN BANGSA Tergenang Air, Edisi Sabtu Tak Terbit, Pembaca dan Agen Marah

Kantor HARIAN BANGSA Tergenang Air, Edisi Sabtu Tak Terbit, Pembaca dan Agen Marah Koran HARIAN BANGSA. foto: bangsaonline.com

(Kantor HARIAN BANGSA yang tadi malam digenangi air hingga masuk ke ruang tamu dan ruang redaksi. foto: bangsaonline.com) 

Pemimpin Redaksi HARIAN BANGSA, Nur Syaifuddin, meminta maaf kepada pembaca dan pelanggan HARIAN BANGSA. “Kami minta maaf karena tadi malam listrik mati sehingga kami gak bisa garap Koran,” katanya.

Menurut dia, selama menempati kantor di Jalan Gayungsari IX nomor 5 Surabaya belum pernah banjir sampai masuk ke ruang tamu. “Baru kali ini air sampai masuk ke ruang tamu. Dulu kalau hujan paling menggenang di beberapa tempat. Tapi kali ini sampai masuk dari depan ke ruang tamu,” kata Pak NS – panggilan akran Nur Syaifuddin.

Abdurrahman Ubaidah, pemimpin perusahaan HARIAN BANGSA menuturkan bahwa tadi malam kru redaksi dan pracetak terpaksa kerja bakti untuk membersihkan air. "Teman-teman harus menyerok air agar segera kering," katanya. Tampak Nur Syaifuddin membawa serokan plastik untuk menguras air. 

Yuni, manajer iklan HARIAN BANGSA juga minta maaf. “Kami minta maaf baik kepada pembaca maupun kepada para mitra usaha, terutama para pemasang iklan. Karena ini di luar dugaan dan di luar kemampuan kami,” katanya.

Ia berharap ke depan peristiwa ini tidak terulang lagi. “Insyaallah akan kami antisipasi. Kami akan berusaha untuk menyiapkan genset sehingga kalau listrik mati mendadak seperti sekarang HARIAN BANGSA bisa tetap terbit,” katanya.

(Ruang rapat HARIAN BANGSA yang tadi malam juga tergenang air. foto: bangsaonline.com) 

HARIAN BANGSA terbit kali pertama tanggal 1 Maret 2000. Koran harian satu-satunya di Indonesia yang menyajikan Tafsir Al-Quran tiap hari ini didirikan oleh M Mas'ud Adnan. Ia alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS). Selain itu M Mas'ud Adnan juga alumnus Pesantren Tebuireng Jombang dan Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Kini M Mas'ud Adnan menjabat sebagai Komisaris Utama di koran harian yang bernaung di bawah PT Duta Bangsa Intermedia Pers itu.  (tim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sensasi Naik Kapal Cepat ke Pulau Sabang, Perjalanan Jurnalistik CEO HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO