Sabtu, 04 Juli 2020 09:31

Pemuda yang Hina Polisi di Medsos Juga Sebar Konten Porno

Selasa, 28 Januari 2020 19:32 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Pemuda yang Hina Polisi di Medsos Juga Sebar Konten Porno
Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto menunjukkan barang bukti tangkapan layar akun facebook pelaku ujaran kebencian.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Akibat keisengannya, Tutut Galih Prasetyo (25) harus mendekam di penjara. Dia dijerat UU ITE karena mencatut nama dan foto orang lain untuk menebar ujaran kebencian kepada instansi kepolisian.

Pelaku diamankan setelah polisi menerima laporan dari DSA, pria yang foto dan identitasnya disalahgunakan pelaku untuk membuat akun facebook, kemudian digunakan untuk menebar kebencian kepada polisi. DSA merasa dirugikan karena identitasnya dicatut untuk membuka akun facebook dengan nama "Diaz Diaz".

Setelah dimintai keterangan secara intensif, polisi menemukan fakta baru tentang ulah pria bertato ini. Dia, ternyata tak hanya melakukan ujaran kebencian, tapi juga sering menyebarkan konten porno menggunakan akun facebook dengan identitas orang lain.

"Pelaku ini selain menggunggah makian terhadap instansi kami, juga sering mengunggah konten berbau pornografi. Dengan menggunakan identitas dan foto orang lain yang saat ini juga sudah melapor ke kami karena merasa dirugikan," ungkap Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto, Selasa (28/1/2020).

Menurut Budi, saat dimintai keterangan pelaku mengaku melakukan perbuatannya hanya karena iseng. Pelaku adalah teman SMA pelapor yang nama dan fotonya dicatut untuk membuat akun facebook "Diaz Diaz".

"Pelaku dan pelapor saling kenal. Pelaku menggunakan identitas orang lain agar tidak ketahuan," imbuhnya.

Pelaku terbukti melanggar pasal 51 ayat 1 Jo pasal 35 UU No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Dan atau pasal 45A ayat 2 pasal 28 ayat 2 UU no 19 tahun 2016 tentang ITE dengan ancaman hukumannya, maksimal 12 tahun penjara.

Sebelumnya, sebuah akun facebook dengan nama pengguna "Diaz Diaz" mendadak viral setelah mengunggah sebuah kata-kata tidak pantas yang ditujukan kepada pihak kepolisian. Postingan itu diduga diunggah oleh pemilik akun karena ketidakpuasannya pada penanganan kasus pelajar yang membunuh begal di Malang.

Postingan itu juga dibagikan akun "Diaz Diaz" di grup facebook Jual Beli Motor Blitar. Usai mendapat banyak tanggapan, akun itu kemudian merubah kalimat pada postingannya menjadi lebih sopan dengan menghilangkan kata-kata penghinaan. Meski begitu postingan itu terlanjur terdeteksi Tim Cyber Crime Polres Blitar. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...