Senin, 30 Maret 2020 10:41

RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Siapkan 13 Ruang Isolasi Antisipasi Virus Corona

Selasa, 28 Januari 2020 14:14 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Siapkan 13 Ruang Isolasi Antisipasi Virus Corona
Para perawat di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi sudah siap mengantisipasi virus Corona.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Blitar menyiapkan 13 ruang isolasi sebagai upaya antisipasi merebaknya virus Corona. 13 ruang isolasi itu masing-masing satu di IGD, delapan ruangan khusus isolasi rawat inap dewasa, dua ruang isolasi anak, dan dua ruangan di ICU untuk pasien yang membutuhkan penanganan khusus.

"Sarana mulai dari IGD ada tempat penerimaan khusus. Kalau kondisinya memang membutuhkan penanganan khusus akan dirawat di ruang isolasi ICU. Tapi kalau kondisinya masih memungkinkan, cukup dirawat di ruang isolasi biasa," ungkap Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Endah Woro Utami, Selasa (28/1/2020).

Selain menyiapkan ruang isolasi, RSUD Ngudi Waluyo juga membentuk tim khusus. Tim khusus ini terdiri dari 20 orang dan diketuai dokter spesialis paru Didik Purbandiono.

"Kita menyiapkan mulai pencegahan sampai penanganan. Mulai dari alat pelindung diri (APD) yang sudah memenuhi standar hingga tim yang sudah terlatih. Yang terpenting seberapa pun kemungkinan virus Corona ini terdeteksi di wilayah Blitar kami siap," tegas Woro.

(Endah Woro Utami)

RSUD Ngudi Waluyo memiliki kewenangan menangani pasien selama masih berstatus suspect Corona. Namun secara regulasi begitu hasil laboratorium menyatakan positif, pasien harus segera dikirim ke rumah sakit rujukan yang ditunjuk Pemprov Jatim.

"Kalau masih suspect dan terbukti negatif kita masih berkewenangan menangani. Tapi kalau hasil lab terbukti, positif kita harus segera merujuk dengan catatan kondisi pasien masih kuat untuk dirujuk. Kalau dari Blitar rujukan terdekat rumah sakit yang ditunjuk Pemprov Jatim ada di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang," jelasnya.

Pihaknya mengaku tidak bisa mengukur di level mana kerawanan virus Corona masuk ke wilayah Blitar. Namun, Kabupaten Blitar masuk wilayah berisiko karena merupakan kantong Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan negara tujuan Hongkong dan Taiwan.

"Kita tidak bisa mengukur di level berapa kerawanan virus Corona masuk di wilayah Blitar. Tapi kita tergolong beresiko karena seperti diketahui Blitar adalah kantong TKI," pungkasnya. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...