Kades Kepel, Pegawai Dinas PMD, Tenaga Ahli dan Pendamping Desa saat mengikuti teleconference bersama Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar bersama Wakil Menteri Budi Arie Setyadi melakukan teleconference dengan Balai Latihan Masyarakat (BLM) dan beberapa desa di Indonesia, Senin (13/1).
Dalam sambutannya yang bisa diakses langsung lewat youtube, Halim berharap acara teleconference dapat memperlancar arus informasi dan dan mengurai permasalan dari desa.
BACA JUGA:
- Pelantikan Ratu Zakiyah Dihadiri Menko, Menteri, DPR RI, Kiai Asep Pimpin Shalat Malam dan Doa
- Undang Menteri PDT ke Kongres Muslimat NU, Khofifah Tingkatkan Kerjasama Daerah Tertinggal
- Permudah Petani Angkut Hasil Panen, Desa Kertosari Garap JUT
- Lantik 143 Kades Terpilih, Bupati Madiun Ingatkan Dana Desa untuk Masyarakat
"Teleconference ini kita harapkan dapat memperlancar akses informasi sekaligus menunjukkan kiprah digital desa," harap Halim.
Dia menegaskan dengan era digital dapat mempercepat pembangunan, meningkatkan transparansi, serta mendorong partisipasi warga desa.
Sementara itu, desa yang mewakili Kabupaten Madiun dalam teleconference yaitu desa Kepel.
Kepala Desa Kepel Sungkono yang langsung teleconference dengan menteri menyampaikan harapan dan capaian penggunaan dana desa (DD) di Kepel.
"Terima kasih Pak Menteri, DD di Kepel Sudah kita gunakan sesuai peruntukkannya dan Pak Menteri silakan mampir ke Madiun khususnya Kepel jika ke Jombang," pungkas Sungkono. (hen/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




