TUBAN, BANGSAONLINE.com - PR dan CSR Section Head PT TPPI Tuban, Taheran Sidik Prabowo menepis isu adanya pekerja las dari luar Kabupaten Tuban sebagaimana diungkapkan oleh Bupati Tuban, H Fathul Huda beberapa hari lalu.
"Kami jelaskan, bahwa gak ada proyek di perusahaan kami. Yang ada ialah proyek di dalam pagar sebelah Timur, tapi itu proyeknya Pertamina pembangunan LPG. Di TPPI saat ini gak ada proyek las," ujar Taheran sapaan akrabnya, Kamis (9/1).
BACA JUGA:
- Kabel Fiber Optik Semrawut di Tuban, Dewan Dorong Perda Utilitas
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- MA Islamiyah Senori Tuban Wisuda 167 Siswa Prodistik Hasil Kerja Sama dengan ITS
- Polres Tuban Tangani Dugaan Pencurian Patung Dewa di Kelenteng Kwan Sing Bio
Ia menuturkan, TPPI selama ini berupaya dan berkomitmen agar outsourcing berasal dari luar. "Terbukti, sejauh ini sudah ada 30-an PT dan CV yang menge-sub di TPPI. Seperti, PT Azmi Jaya Tasikharjo, PT Pasya Indonesia, PT SAS, PT Swabina, PT Tanjung, dan kontraktor lainnya," ungkapnya.
"Sejauh ini jika pekerjaan bisa diatasi pekerja lokal, kita selalu menggunakan kontraktor lokal. Namun, kalau di Tuban sudah tidak ada, baru kami mencari dari luar," imbuhnya.
Tak hanya itu, lanjut Taheran, dalam pengadaan barang dan jasa di TPPI sejauh ini sudah terserap 40 persen dari lokal. "Jika di Tuban tidak bisa diserap baru dicarikan pihak luar. Kalau lokal masih ada, maka didahulukan," tegasnya. (gun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




