Petugas Satlantas Polres Jember menunjukkan rambu larangan berhenti di Jembatan Semanggi.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Banyaknya pengendara motor roda dua yang berhenti sembarangan di bahu jalan sekitar Jembatan Semanggi, Kecamatan Sumbersari, menyebabkan arus lalu lintas di wilayah tersebut sering macet.
Sebagai langkah preemtif dan preventif, Forum Komunikasi Lalu Lintas yakni dari Satlantas Polres Jember dan Dishub Pemkab setempat memasang rambu-rambu dilarang berhenti di kawasan tersebut. Bagi pelanggar lalu lintas, selama masa sosialisasi ini akan mendapat peringatan dari petugas.
BACA JUGA:
- Hendak Gagalkan Curanmor, Karyawati SPPG di Umbulsari Jember Dibacok Pelaku
- Libur Lebaran, Pemkab Jember Sediakan Nakes dan Ambulans di Lokasi Wisata
- Ombudsman RI Tetapkan Jember sebagai 10 Besar Kabupaten Terbaik dalam Layanan Publik
- BP Taskin Soroti Jember, 124 Ribu Warga Masih Masuk Kategori Miskin Ekstrem
"Kita tahu Jembatan Semanggi ini kan dihias dan menarik, instagramable banget, jadi banyak pengendara roda dua berhenti untuk berselfie (swafoto, red)," kata Kasatlantas Polres Jember AKP Edwin Nathanael saat dikonfirmasi wartawan melalui ponselnya, Kamis (9/1/2020).
Namun, karena sesuai aturan tidak boleh menghentikan kendaraan di sekitar jembatan, dilakukan sosialisasi imbauan dan langkah preemtif serta preventif. "Yakni dari forum lalu lintas Jember memasang rambu-rambu larangan tidak boleh berhenti di kawasan Jembatan Semanggi ini," katanya.

Upaya itu dilakukan, untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas kepada pengendara.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




