Senin, 24 Februari 2020 17:28

Kurang Hati-hati, Dua Pengendara Tercebur ke Bengawan Solo saat Menyeberang

Rabu, 01 Januari 2020 22:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Eky Nurhadi
Kurang Hati-hati, Dua Pengendara Tercebur ke Bengawan Solo saat Menyeberang
BAHAYA: Perahu tambang di Dusun Mruwut, Desa Semambung, Kecamatan Kanor tampak dipenuhi penumpang yang menyeberang untuk liburan. foto: EKY NURHADI/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Tahun baru masih menjadi tradisi masyarakat untuk menikmati liburan bersama keluarga. Di Kabupaten Bojonegoro, hari pertama masuk tahun 2020, berbagai tempat wisata terpantau ramai dikunjungi masyarakat.

Bahkan, yang unik, masyarakat rela melakukan antrean panjang untuk menyeberang Sungai Bengawan Solo dengan perahu tambang. Seperti yang terjadi di perahu penyeberangan di Dusun Mruwut, Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro Rabu (1/1) pagi hingga sore.

Pantauan BANGSAONLINE.com, penyeberangan tradisional yang menghubungkan Kanor (Bojonegoro) menuju Rengel (Tuban) ini salah satu penyeberangan terpadat di Bojonegoro. Sebab, penyeberangan ini yang paling dekat dengan berbagai obyek wisata di Kabupaten Tuban.

Sejak pukul 06.00 WIB, warga dari berbagai wilayah di Bojonegoro terutama yang tinggal di daerah timur mengantre untuk naik perahu menuju Tuban. Bahkan saat hendak menyeberang sempat terjadi dua kali insiden kecelakaan ringan.

Warga berikut sepeda motor yang dikendarai terpeleset dan masuk ke sungai saat sebelum naik perahu. Hal ini akibat jalan curam dan cuaca gerimis yang membuat akses naik perahu licin. Beruntung dua warga selamat.

Siran, 60, operator perahu penyeberangan mengatakan, dia sempat kewalahan saat pukul 07.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Bahkan antrean panjang juga terjadi saat masyarakat pulang sekitar pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB sore tadi.

"Hari ini adalah hari tahun baru. Jadi, tidak seperti hari-hari sebelumnya. Sejak pagi saya tidak henti dan belum istirahat," jelas Siran.

Siran juga mengatakan, sekali menyeberang perahunya bisa mengangkut sebanyak 12 hingga 15 motor. Sedangkan penumpang bisa mencapai hingga 35 orang. Hal ini karena rata-rata satu motor dipakai berboncengan, bahkan bertiga dengan anak kecil.

Ketua Forum Peduli Bencana Indonesia (FPBI) M. Nur Cholis mengaku prihatin dengan operator perahu penyeberangan tradisional yang melakukan muatan melebihi kapasitas. Selain itu tidak memperhatikan aspek keselamatan dengan mengenakan rompi pelampung kepada para pengguna jasa.

"Ya mereka (operator perahu) sudah menyediakan pelampung di perahunya, tetapi muatannya terlalu banyak sampai melebihi kapasitas. Hal ini membahayakan. Alhamdulillah aman dan lancar mobilisasi warga yang hendak liburan dengan perahu tambang," ujarnya ditemui terpisah.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...