Selasa, 25 Februari 2020 18:26

Terlibat Masalah Kenakalan, Risma Kumpulkan Ratusan Anak Didampingi Orangtua

Jumat, 20 Desember 2019 00:58 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Terlibat Masalah Kenakalan, Risma Kumpulkan Ratusan Anak Didampingi Orangtua
Wali Kota Risma saat memberikan pengarahan kepada ratusan anak. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Belum lama mendamaikan masalah tawuran antar geng Surabaya beberapa waktu lalu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kembali mengumpulkan anak-anak yang terlibat masalah kenakalan.

Sebanyak 101 anak yang terlibat kasus tawuran, minuman keras, bolos sekolah, balap liar, hingga putus sekolah ini dikumpulkan di Lantai-4 Gedung Siola, Kamis (19/12). Didampingi para orangtua, mereka diberi pengarahan oleh Risma. Mereka merupakan siswa yang masih mengenyam pendidikan di tingkat SD, SMP, SMA dan SMK.

Ia merasa prihatin dengan perilaku anak-anak yang telibat kenakalan ini. Di hadapan anak-anak, ia menegaskan, bahwa orangtua mereka telah bersusah payah mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan sekolah. Namun, ternyata perilaku anak-anak tersebut justru mengecewakan.

“Betapa susahnya orang tua kalian mencari uang, agar kalian bisa merubah nasib keluarga. Tapi kalian sia-siakan kepercayaan orangtua,” tuturnya.

Untuk itu, Risma meminta agar tidak mengulangi aksi tawuran. Ia menegaskan, akan menyerahkan ke aparat penegak hukum, jika perkelahian masih saja terjadi.

Tak sekadar memberikan nasihat, Presiden UCLG Aspac ini juga memotivasi anak-anak dengan menghadirkan beberapa anak dari keluarga tak mampu, yang justru berhasil dalam menempuh jenjang pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri. Salah satunya, Novi. Alumnus Fakultas Hukum Universitas Airlangga.

“Dulu, saya lihat Novi ngemis atau jualan koran di pertigaan Ngagel Jaya. September, dia lulus Fakultas Hukum Unair dengan nilai terbaik,” ungkapnya.

Diberi kesempatan untuk menceritakan masa kecilnya hingga berhasil dalam studinya, Novi mengungkapkan, bahwa hampir sepuluh tahun ia jadi pengamen di jalanan. Namun, sejauh itu, Novi tak pernah terlibat masalah kenakalan.

Setelah mengenalkan beberapa anak yang sukses dalam studinya. Wali Kota Risma meminta seluruh anak yang terlibat masalah kenakalan meminta maaf dan mencium kaki orang tua mereka. Beberapa orang tua yang berada di ruangan nampak menangis, mendengar nasihat dan motivasi yang diberikan Wali Kota Surabaya.

Usai bertemu dengan anak-anak yang terlibat kenakalan dan orangtuanya, Wali Kota Risma menyampaikan, bahwa kenakalan anak-anak tersebut sebagian besar hanya ikut-ikutan karena jalinan pertemanan.

Ia mengungkapkan, saat ini untuk mengantisipasi tawuran dan aksi kriminalitas, di sejumlah kawasan telah dipasang CCTV yang bisa memonitor dengan detail. “Kita sudah uji coba. Gerak gerik yang terpantau, terkoneksi dengan database kependudukan,” jelasnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan, dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya, Chandra Oratmangun mengaku, anak-anak yang bermasalah dengan kenakalan tersebut sebelumnya terjaring operasi Satpol PP, Linmas, dan Kepolisian.

“Setelah terjaring, kita outreach, kemudian kita lakukan kunjungan, selanjutnya diberi pendampingan dan motivasi dengan melibatkan psikolog, ibu-bapaknya juga dipanggil,” kata Chandra

Ia mengaku, upaya Wali Kota Risma dengan mengumpulkan anak-anak bermasalah beserta para orangtuanya selama ini memiliki dampak positif. “Mereka yang terlibat tawuran yang kita kumpulkan saat ini, tak ada yang terlibat sebelumnya,” pungkasnya.

Dari penelusuran DP5A, mereka yang terjaring operasi aparat pemerintah kota dan kepolisian sejak bulan September ini rata-rata terlibat kenakalan karena kurangnya perhatian dari orangtua. (ian/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...