Senin, 30 Maret 2020 20:54

F-PDIP DPRD Gresik Pesimis Usulan Revisi Perda RTRW Bisa Dongkrak PAD

Jumat, 13 Desember 2019 08:56 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
F-PDIP DPRD Gresik Pesimis Usulan Revisi Perda RTRW Bisa Dongkrak PAD
Noto Utomo

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pengajuan revisi peraturan daerah (Perda) Nomor 08 Tahun 2011 tentang RTRW Kabupaten Gresik 2010-2030, melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Gresik tentang RTRW Kabupaten Gresik Tahun 2019-2039, terus menjadi sorotan DPRD.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Gresik Noto Utomo menyatakan, Raperda tersebut erat kaitannya dengan proses perizinan yang ada di Kabupaten Gresik. Terutama, izin pemanfaatan ruang dan perizinan yang lain. Termasuk rencana usulan kawasan Java Integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE) menjadi wilayah kawasan ekonomi khusus (KEK).

"Fraksi PDI Perjuangan mempertanyakan apakah Pemerintah Kabupaten Gresik dengan adanya Raperda ini bisa meningkatkan PAD Kabupaten Gresik terutama di bidang perizinan?," tanya Noto Utomo kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (13/12).

Noto pesimis usulan revisi Perda RTRW bisa berdampak positif terhadap PAD. Dia kemudian mengingatkan saat Bupati Sambari Halim Radianto mengajukan Raperda RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tahun 2016-2021. Saat itu, kata ia, Sambari sangat optimis kalau kekuatan fiskal APBD Gresik hingga 2021nanti bisa tembus antara Rp 6,7 hingga 7 triliun.

"Waktu itu salah satu variabelnya, dengan adanya JIIPE. Tapi faktanya sekarang mustahil terwujud. Wong APBD 2020 saja baru 3,6 triliun. Target itu pun ngoyo (memaksa) dengan jumlah angka defisit cukup tinggi," ungkap Sekretaris DPC PDIP ini dengan nada lantang.

Sehingga dalam perjalannya, RPJMD harus di-review dengan berbagai pertimbangan logis kalau APBD Gresik tak akan mampu mencapai angka yang ditargetkan. Saat ini di Perda RPJMD 2016-2021 (hasil review) tahun 2018, kekuatan APBD Gresik berubah drastis dari target sebelumnya.

Yakni, APBD Gresik mulai tahun 2018 sebesar Rp 3.028.380.629.522,00. Kemudian, di tahun 2019 naik Rp 3.321.520.324.963,20. Di tahun 2020 naik Rp 3.662.905.955.438,78. Dan, di tahun 2021 naik menjadi 4.044.990.150,73.

"Melihat fakta tersebut, meski RPJMD di-review, tapi melihat tren pendapatan daerah (PD) dari tahun 2018-2020 berat target itu tercapai. Makanya, PDIP kembali menandaskan apa dengan revisi Perda RTRW akan bisa berdampak signifikan terhadap pundi-pundi PAD dan bisa mewujudkan target APBD sesuai yang tertuang di RPJMD review 2016-2021. Wallahu a'lam bishowab," pungkas Anggota Banggar ini. (hud/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...