Rumah di Dupak Timur Surabaya Roboh, Ibu dan Anak Terjebak

Rumah di Dupak Timur Surabaya Roboh, Ibu dan Anak Terjebak Rumah yang berada di Jalan Dupak Timur 2 No 49, Bubutan, Surabaya, roboh pada Rabu (7/1/2026). Foto: Ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebuah rumah di Jalan Dupak Timur 2 No 49, Bubutan, Surabaya, roboh pada Rabu (7/1/2026).

Dalam peristiwa ini, ibu dan anak terjebak di reruntuhan kamar yang berada di lantai dua.

Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, melakukan proses evakuasi ibu dan anak yang terjebak dalam reruntuhan tersebut. Bangunan ini berpotensi mengalami roboh susulan.

BACA JUGA:

Selain itu, reruntuhan pada dek lantai beton kamar tidur ini, membuat akses turun dari lantai dua terputus.

Dalam insiden tersebut, Safitri Widowati (51) dan putrinya, Cedrica Nadja Safina (10), tertahan di atas, sementara sang ayah, Nanang Tunggal Winardi (52), telah dievakuasi warga setelah terjatuh bersama reruntuhan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim menjelaskan, tim penyelamat tiba di lokasi hanya enam menit setelah laporan diterima pukul 07.01 WIB.

"Kejadian sekitar pukul 07.00 WIB. Lantai dek beton (dek cor) kamar tidur di lantai dua mendadak runtuh. Saat kejadian, tiga anggota keluarga berada di dalam kamar tersebut. Unit tim rescue tiba di TKP langsung koordinasi dan evakuasi," ujar M. Rokhim saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).

Berdasarkan rekaman video di lokasi kejadian, petugas DPKP harus memasang tangga aluminium portable di antara puing-puing beton yang menggantung untuk menjangkau korban. Kondisi ruang yang sempit dan pijakan yang tidak stabil membuat evakuasi harus dilakukan ekstra hati-hati.

Petugas memprioritaskan evakuasi sang anak, Cedrica, terlebih dahulu. Dengan sabar, petugas memberikan instruksi agar bocah 10 tahun itu tidak panik.

"Pelan-pelan ya jalannya... Pegangan tangga, Pak Om pegangi," suara petugas menenangkan korban yang tampak ketakutan.

Setelah berhasil menaiki tangga dengan aman, Cedrica langsung digendong oleh petugas di bawah hingga ke tempat aman.

Tantangan berlanjut saat mengevakuasi sang ibu, Safitri. Posisi korban yang berada di ujung patahan lantai cor membuat petugas harus sigap menahan tangga dan tubuh korban yang gemetar takut.

"Bismillah Bu, pelan-pelan saja... Kaki kiri dulu," sahut petugas.

Evakuasi dinyatakan selesai sepenuhnya dan situasi kondusif pada pukul 08.30 WIB. Seluruh korban, termasuk sang ayah yang mengalami luka di dahi dan tangan, kini telah mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Proses evakuasi dinyatakan selesai dan situasi kondusif pada pukul 08.30 WIB," tutup Rokhim. (rif)