Jumat, 28 Februari 2020 03:10

Kemenag, Bakesbangpol, dan Polda Jatim Bentuk Penyuluh Terpadu Anti Radikalisme

Selasa, 10 Desember 2019 22:01 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Kemenag, Bakesbangpol, dan Polda Jatim Bentuk Penyuluh Terpadu Anti Radikalisme
Para stakeholder bersama ratusan peserta penyuluh terpadu saat foto bersama.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Polda Jawa Timur, serta Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menggelar pembentukan dan pelatihan tim penyuluh terpadu anti radikalisme tahun 2019, Selasa (10/12).

Pembentukan penyuluh terpadu tersebut melibatkan 220 peserta yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, dosen, guru, lembaga takmir masjid NU, Dewan Masjid Indonesia, Ormas dan Penyuluh Agama Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Djamaludin memaparkan bahwa radikalisme dan ujaran kebencian saat ini sering terjadi. Menurutnya, kedua hal tersebut perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

"Surabaya sudah menjadi korban dari radikalisme ini. Serta ujaran kebencian ini juga sering dilakukan oleh kelompok tertentu demi mencapai tujuannya sendiri, kepentingan kelompoknya sendiri. Tentu ini tidak bisa kita hadapi melalui satu instansi saja, melainkan kita harus bersatu," ujar perwira yang sebelumnya menjabat sebagai Karorenmin Lemdiklat Mabes Polri ini.

Ia berpesan kepada peserta pembentukan tim penyuluh terpadu untuk benar-benar serius menjadi penyuluh terpadu.

"Kepada peserta ikuti rangkaian ini dengan baik, tanyakan jika ada hal yang mengganjal dan perlu diselesaikan, terapkan ilmu yang didapat dari kegiatan ini, dan utamakan kerja sama yang baik dan hindari ego sektoral," pesan pria kelahiran 16 November 1962 ini.

Kepala Bangkesbangpol Provinsi Jawa Timur Jonathan Judianto mengaku, kegiatan ini baru diadakan di Indonesia. Dengan begitu, ia berharap Provinsi Jawa Timur dapat menjadi pelopor untuk ke tahap nasional.

"Ide besar ini sejujurnya dilahirkan dari meja makan, bekerja sama dengan unsur terkait. Dan semoga kita menjadi pilot project untuk tingkat nasional," harapnya.

Pada kesempatan serupa dilakukan launching apkikasi pelaporan masyarakat (SIAP MAS) yaitu aplikasi pelaporan masyarakat terkait radialisme/terorisme, sparatisme, penyalahgunaan narkoba, konflik sosial, pemantauan orang asing dan rasisme, ujaran kebencian di wilayah Jawa Timur.

Pembukaaan kegiatan tersebut ditandai pemukulan gong oleh Wakapolda Provinsi Jawa Timur, Kepala Bangkesbangol, Plt Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Kepala Kanwil Kemenkumham serta pejabat terkait. (ian/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...