Kamis, 13 Agustus 2020 20:30

Tersengat Listrik Jebakan Tikus, Warga Baureno Ditemukan Meninggal di Sawah

Jumat, 06 Desember 2019 09:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Eky Nurhadi
Tersengat Listrik Jebakan Tikus, Warga Baureno Ditemukan Meninggal di Sawah
Korban dibawa ke rumah duka usai dievakuasi.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Listrik jebakan tikus di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur kembali memakan korban. Seorang petani bernama Kasmun (56), warga Dusun Ngrandu, Desa Pomahan, Kecamatan Baureno ditemukan meninggal di sawahnya akibat tersengat aliran listrik.

Menurut keterangan Kapolsek Baureno AKP Marjono, peristiwa memilukan itu diketahui para saksi pada pukul 20.30 WIB Kamis (05/12) malam. Korban ditemukan tergeletak di sawah yang berada di belakang rumahnya sendiri.

Sawah korban yang sedang ditanami padi ini oleh korban dipasang kawat beraliran listrik untuk menjebak tikus. Namun nahasnya, listrik jebakan tikus tersebut malah menyetrum dirinya sendiri.

"Sekitar pukul 19.30 WIB, korban pamit istrinya mau ke sawah yang berada di belakang rumahnya dengan membawa senter. Tetapi satu jam kemudian ditunggu-tunggu, korban tidak kunjung pulang, kemudian istri korban mencarinya," terang AKP Marjono dihubungi Jumat (06/12/19) pagi.

Istri korban setengah jam melakukan pencarian tidak menemukannya. Kemudian meminta bantuan dua tetangganya untuk membantu melakukan pencarian.

Tak lama, korban yang memakai sarung batik berwarna merah ditemukan tergeletak di sawahnya sendiri. Penemuan itu diketahui para saksi setelah senter yang dibawanya masih menyala dan terlihat dari kejauhan.

"Korban murni meninggal dunia akibat tersengat listrik jebakan tikus di sawahnya sendiri. Istri korban juga membenarkan bahwa korban pamit akan ke sawah melihat listrik jebakan tikusnya. Diduga korban terpeleset saat melintas di pembatas sawahnya, kemudian tersengat kawat beraliran listrik," terang Kapolsek.

Hasil pemeriksaan tim dokter Puskesmas beserta Polsek Baureno, pada jari telunjuk kanan korban ditemukan luka robek dengan panjang 3 centimeter, dan kedalaman 0,5 centimeter. Selain itu juga terdapat luka lecet pada betis kaki kiri korban.

Korban dipastikan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawahnya sendiri. Setelah diperiksa, korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat yang masih menggunakan listrik jebakan tikus di sawah agar berhati-hati. Bahkan bila perlu segera berhenti, karena listrik jebakan tikus ini membahayakan dan sering memakan korban jiwa. (nur/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...