Selasa, 11 Agustus 2020 13:18

Dua Pelajar Putri di Sukodono Sidoarjo Jadi Korban Jambret

Senin, 02 Desember 2019 18:07 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Dua Pelajar Putri di Sukodono Sidoarjo Jadi Korban Jambret
Lokasi kejadian percobaan penjambretan di Jalan Raya Dusun Besuk Desa Sambungrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Dua remaja putri yang masih berstatus sebagai pelajar Madrasah Tsanawiyah menjadi korban percobaan penjambretan di Jalan Raya Dusun Besuk Desa Sambungrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

Dari informasi yang didapat, kedua korban percobaan penjambretan berinisial SAP dan L yang keduanya masih berusia 14 tahun.

Ibu korban SAP, Riyati mengatakan anaknya itu awalnya berpamitan keluar rumah ingin mengeprint tugas sekolah di tempat fotokopi tak jauh dari rumah. "Anak saya itu sedang memboncengkan temannya. Mereka berdua berangkat dari rumah naik sepeda motor Honda Beat," ujarnya, Senin (2/12).

Kemudian saat pulang ke rumah, kondisinya tiba tiba mengalami luka lecet di tangan dan luka di bagian dekat bibir. Sedangkan sepeda motor yang dipakai juga mengalami lecet di sekitar bodi bagian kiri.

"Saya tanya habis darimana, apakah terjatuh dari sepeda motor, anak saya langsung menjawab kalau hampir menjadi korban penjambretan dan berdua itu terjatuh karena ulah pelaku penjambretan," jelasnya.

Riyati menerangkan kalau hp anaknya yang bermerk Oppo menjadi incaran pelaku jambret. "Tapi pelaku hanya dapat mengambil soft case hp anak saya, sedangkan hp-nya sendiri terjatuh di jalan dan gagal dibawa pelaku," tambahnya.

Dirinya juga menambahkan, dari keterangan anaknya tersebut, ciri-ciri salah satu pelaku penjambretan adalah memiliki tato di bagian wajah kiri. "Kata anak saya, pelaku pengendara Honda Vario bertopi dan memiliki tato di wajah bagian kiri. Dan anak saya juga terjatuh karena sepeda motornya ditendang dengan keras oleh pelaku," jelasnya.

Meski begitu, dirinya belum melaporkan apa yang dialami oleh anaknya tersebut ke Polsek Sukodono. "Belum saya laporkan ke Polsek Sukodono. Enggak tahu rencana kapan mau bikin laporannya ini," bebernya.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Sukodono, Ipda Sugiono mengaku belum ada laporan sama sekali terkait peristiwa itu dari pihak korban.

"Kita belum menerima laporan apapun dari pihak korban. Meski begitu kita akan meningkatkan patroli yang ada agar kejadian seperti ini tak terjadi kembali," pungkasnya. (cat/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...