Rabu, 19 Februari 2020 15:04

Tiga Kader Partai Demokrat Pacitan Berebut Rekom Pencalonan, Aji Mengaku Didorong SBY dan Ibas

Senin, 18 November 2019 10:47 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Tiga Kader Partai Demokrat Pacitan Berebut Rekom Pencalonan, Aji Mengaku Didorong SBY dan Ibas
Indrata Nur Bayu Aji saat bersama Edhie Baskoro Yudhoyono belum lama ini di Jakarta.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Tiga kader Partai Demokrat Pacitan bersaing guna mendapatkan rekomendasi sebagai calon bupati di Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Pacitan tahun 2020 nanti.

Ketiga politikus tersebut adalah Indrata Nur Bayu Aji yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Pacitan, Ronny Wahyono Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Pacitan, dan Yudi Sumbogo Wakil Bupati Pacitan.

Saat dikonfirmasi, Indrata Nur Bayu Aji yang masih keponakan dari Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut mengaku saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan akar rumput guna mendongkrak elektablitas. 

Ia pun juga menyatakan sering berkomunikasi dengan SBY dan Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY), adik sepupunya, terkait rencana pencalonannya sebagai Bupati Pacitan 2020 mendatang.

"Jujur saja Mas (wartawan), Pak SBY dan Mas Ibas mendorong saya untuk terus melanjutkan perjuangan," kata Aji, begitu anggota DPRD Pacitan tiga periode ini karib disapa, saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com di kediamannya Lingkungan Temon, Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Senin (18/11).

Bagi Aji, dorongan dari dua elite partai di level puncak tersebut merupakan tantangan cukup berat yang harus ia hadapi agar bisa mendapatkan surat rekomendasi pencalonan. "Kalau jawaban beliau hanya datar-datar saja, mungkin saya tak seberapa beban. Akan tetapi beliau berdua (SBY dan EBY) justru sangat mendorong agar saya bisa tampil sebagai calon Bupati Pacitan nantinya. Ini tantangan cukup berat. Sebab saya dan tim harus masif melakukan sosialisasi ke bawah. Ini amanah Mas, sekalipun surat rekomendasi memang belum turun," jelasnya.

Menurutnya, pertimbangan Demokrat dalam menentukan rekom salah satunya adalah elektabilitas. Karena itu, ia terus berusaha menyapa warga untuk mengenalkan diri.

"Demokrat tetap profesional dalam menentukan surat rekomendasi nantinya. Artinya, siapa yang paling dikenal dan memiliki elektabilitas tertinggi, dialah yang akan mendapatkan rekomendasi," tutur putra kandung dari mantan Wakil Bupati Pacitan H Soedjono ini.

Disinggung soal calon wakil bupati yang akan mendampinginya nanti, Aji menegaskan pihaknya mengikuti apa kata DPP. "Kalau soal pasangan, pusat yang akan menentukan. Oleh sebab itu, sekarang ini saya harus fokus pengondisian lapangan. Sementara waktu sudah hampir ratusan titik yang kami datangi untuk melakukan sosialisasi," tegasnya.

Di lain tempat, Ronny Wahyono belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. Saat dihubungi, Ronny yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Demokrat Pacitan itu mengaku masih memimpin rapat komisi.

"Maaf ya, saya masih mengikuti rapat komisi. Nanti saya hubungi ya," ujar Ronny saat dikonfirmasi wartawan.

Begitu juga Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo, juga belum bisa dikonfirmasi. Ia mengatakan masih mengikuti rapat dinas. "Nanti saja ya Mas, saya masih rapat ini," katanya di ujung sambungan telepon kepada BANGSAONLINE.com. (yun/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Rabu, 19 Februari 2020 12:00 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALTentang meru...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...