Kendati begitu, lanjut dia, terkait dengan pendataan, pemerintah sudah melakukan pendataan dengan cepat. Mengingat program ini juga berlangsung dengan cepat. Hasil pendataan yang dilakukan disesuaikan dengan kuota penerima yang ada. Pihaknya tidak menampik jika ada warga miskin yang masih belum menerima.
Terkait dengan proses penyaluran program di tingkat desa yang dianggap tidak teratur, pihaknya memastikan jika pemerintah daerah sudah melakukan yang terbaik. Pemkab sudah memberikan fasilitasi di masing-masing desa dengan terus melakukan koordinasi dengan camat dan perwakilan PT Pos setempat. ”Tentu dalam fasilitasi ke depan kita harapkan terus lebih baik,” tuturnya
Di tempat terpisah Forum Pemuda Peduli Rakyat Miskin yang ada di desa Sumber Canting kecamatan Wringin juga mendatangi kantor desa untuk meminta ketegasan pemerintah desa yang ada di desa Sumber Canting dalam hal pendataan.
Jamal selaku koordinator Forum Pemuda Peduli Rakyat Miskin menjelaskan bahwa dalam hal ini ditemukan data-data ganda , terus langkah apa pemerintah menyelesaikan hal ini karna dalam bantuan ini Ada 13 nama yang mendapatkan kartu ganda.dengan data ganda tersebut bagaimana pemerintah desa menyikapi hal tersebut, mau dikemanakan bantuan nantinya kalau sudah direalisasikan? Apakah itu dikasikkan ke orang yang berhak menerima atau akan di tilep oleh kepentingan-kepentingan individual desa” ungkapnya
“Yang kami harapkan adalah pemerintah desa harus bertindak sesuai dengan aturan SOP /SPP yang berlaku di program tersebut, dan mengharapkan pemerintah secara nasional memaksimalkan pendataan ntersebut. Sehingga nantinya bantuan-bantuan tersebut tepat sasaran dan tidak lagi muncul-muncul lagi data ganda.” Imbuhnya
Sementara itu Kepala Desa Sumber Canting, Eto, saat di konfirmasi menjelaskan “bahwa dari jumlah 1700 KK lebih yang ada, hanya 831 KK penerima PSKS ini, dan dari jumlah tersebut ada 18 KK yang itu semua masih belum bisa diambil, dan besok ini semua masih saya kordinasikan lagi dengan pihak pos.” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




