Rabu, 12 Agustus 2020 21:22

Motivator Pelaku Penamparan 8 Pelajar SMK Diamankan di Bandara

Jumat, 18 Oktober 2019 22:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Anatasia Novarina
Motivator Pelaku Penamparan 8 Pelajar SMK Diamankan di Bandara
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. F. Barung Mangera.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Pelaku penamparan terhadap 8 pelajar SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Agus Setiawan alias Agus Piranhas, saat ini telah diamankan anggota Polres Malang. Pria yang berprofesi sebagai motivator itu diamankan saat berada di bandara Malang, sebagaimana disampaikan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. F. Barung Mangera, S.I.K, Jumat (18/10).

"Penangkapan di Bandara di Malang (pukul) 14.16 WIB," ungkap Barung saat ditemui Mapolda Jatim, Jumat (18/10).

Menurut barung, orang tua korban sudah melaporkan tindak kekerasan yang dilakukan motivator tersebut, Jumat (18/10) pagi.

Barung menambahkan, penahanan pelaku dilakukan atas dasar delik murni, bukan lagi delik aduan, mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak Khusus no. 23.

"(Penahanan, red) Bukan karena laporan polisi, tetapi laporan model A dari semalam ketika itu dilakukan viral di media sosial. Dan tidak ragu-ragu lagi, ini adalah Undang-Undang Perlindungan Khusus Terhadap Anak yang diatur dalam Undang-Undang khusus no 23. Polisi menerapkan delik murni, bukan delik aduan. Meskipun sekolah memaafkan Agus Setiawan, kita tidak melihat itu. Kita lihat tindak pidana, kepentingan publik, orang tua si anak, dan pendidikan itu sendiri. Kita tidak ragu lagi melakukan penahanan terhadap tersangka," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, delapan siswa kelas X SMK Muhammadiyah 2 Malang menjadi korban penamparan seorang motivator kawakan bernama Agus Setiawan alias Agus Piranhas. Penamparan tersebut, terjadi saat siswa kelas X, XI, dan XII jurusan TKJ dan Multimedia mengikuti seminar motivasi wirausaha.

Acara itu digelar oleh SMK Muhammadiyah 2 Malang dengan mendatangkan motivator, Kamis (17/10) kemarin.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh wartawan, aksi penamparan itu terjadi karena Agus merasa tersinggung atas sikap peserta (murid) yang mengikuti seminar. Ia kesal karena ditertawakan ketika salah input kata ‘Goblok’ menjadi ‘Goblog’.

“Siapa yang menertawakan soal salah input tadi,” tutur Agus kepada para peserta seminar sebagaimana keterangan sejumlah korban.

Saat itu mendadak suasana menjadi hening. Agus kemudian meminta siswa yang berada di deretan kursi terdepan untuk maju dan baris berjajar. Satu per satu siswa tersebut langsung ditampar secara keras.

“Suara tamparannya terdengar di kursi paling belakang,” ucap siswa kelas XII multimedia berinisial H yang kebetulan duduk di baris belakang saat seminar itu.

H juga sempat merekam peristiwa itu menggunakan Hp-nya. Ia juga mengunggahnya ke media sosial sehingga viral.

Bahkan, permasalahan ini sudah didengar oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Muhajir Effendi. Jumat (18/10) siang, kabarnya Wali Kota Malang Sutiaji bersama Kapolres Malang Kota AKBP Doni Alexander juga sidak ke SMK 2 Muhammadiyah untuk meminta keterangan ke sejumlah guru dan murid guna mengetahui permasalahan yang sebenarnya. (ana/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...