Rabu, 01 April 2020 02:03

Kesbangpol Trenggalek Gelar Rakor Penanganan Konflik Sosial dan Kewaspadaan Dini

Senin, 14 Oktober 2019 14:53 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Herman Subagyo
Kesbangpol Trenggalek Gelar Rakor Penanganan Konflik Sosial dan Kewaspadaan Dini
Kepala Kesbangpol Trenggalek Widarsono saat menyampaikan sambutan. foto: Herman/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Rapat koordinasi penanganan konflik sosial dan kewaspadaan dini dalam rangka menciptakan ketentraman dan ketertiban masyarakat tahun 2019 digelar di ruang lantai dua gedung Bhawarasa Trenggalek, Senin (14/10).

Dalam laporannya, Kepala Kesbangpol Trenggalek Widarsono menyebut, maksud dan tujuan kegiatan ini sebagai sarana komunikasi, koordinasi, dan penguatan sinergitas antar aparat terkait dalam upaya mengatasi dan mengantisipasi adanya konflik sosial di wilayah kabupaten Trenggalek.

Selain itu, untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif di kabupaten Trenggalek menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada tanggal 20 Oktober 2019 dan pilkada serentak tahun 2020.

Rapat koordinasi kali ini diikuti oleh 130 orang dari berbagai elemen. Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin dalam kesempatan yang sama menyampaikan tentang empat hal yang kemungkinan memicu terjadinya konflik sosial.

Pertama, adanya proyek pansela; kedua adanya proyek pembangunan bendungan Bagong; ketiga ekses peristiwa di Wamena provinsi Papua; keempat adanya gejolak politik nasional seperti aksi demonstrasi terhadap ketidaksetujuan terhadap RUUKHUP dan Demonstrasi yang di indikasikan adanya upaya penggagalan pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober mendatang.

"Isu yang paling penting, adalah kita harus mensukseskan proyek strategis nasional," katanya saat menyampaikan sambutan.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan forum ini hendaknya bisa sinergi dengan muspika, dan ia pun berharap agar peserta diskusi kali ini ikut turut serta mensukseskan proyek strategis nasional.

"Bila proyek strategis nasional itu tidak jalan, itu berarti kita tidak bisa sukses," ucapnya.

Masih menurut AKBP Calvijn, saat dirinya menjabat sebagai Kapolres Trenggalek, ia mendengar bahwa dalam sejarahnya Trenggalek itu selalu aman dari peristiwa konflik sosial kendati demikian ia tetap meminta forum diskusi tidak underestimate.

"Trenggalek dalam sejarahnya aman, tapi kita tidak boleh underestimate. Kita harus terus melakukan deteksi kewaspadaan dini terhadap gejala konflik sosial," cetusnya. (man/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...