Rabu, 20 November 2019 06:55

Tuntut Ganti Rugi, Tokoh Masyarakat Desa Betoyo Ancam Hentikan Proyek Pipa Gas PGN

Minggu, 13 Oktober 2019 17:53 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Tuntut Ganti Rugi, Tokoh Masyarakat Desa Betoyo Ancam Hentikan Proyek Pipa Gas PGN
Pipa PGN yang akan ditanam tergeletak di pinggir jalan Raya Pantura. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Subianto, salah satu tokoh masyarakat di Desa Betoyo Kecamatan Manyar mengancam akan menghentikan pemasangan pipa gas yang dilakukan PGN (Perusahaan Gas Negara) di desanya. Hal ini lantaran, pemasangan pipa itu tanpa diawali sosialisasi dengan warga sebelumnya.

Ia juga menuntut adanya ganti rugi. Sebab, kabarnya pipa itu akan dibor melewati bawah rumah warga.

"Jangan sampai adanya proyek pemasangan pipa gas itu kemudian warga dirugikan. Kalau sampai ada apa-apa dengan rumah warga, dindingnya retak misalnya, siapa yang akan bertanggung jawab?," ujar Subianto, salah satu tokoh masyarakat di Desa Betoyo kepada sejumlah wartawan, Ahad (13/10).

Menurut Subianto, semua rumah warga yang dilewati pipa gas itu sudah SHM (Sertifikat Hak Milik). Itu sebabnya, warga tetap menuntut ganti rugi. "Kalau sampai tidak diberi ganti rugi, warga menolak tanahnya dilewati pipa gas. Bahkan bila perlu warga akan melalukan aksi demo besar-besaran menuntut kompensasi untuk desa," tegasnya.

Subianto mengungkapkan, setidaknya terdapat 10 lebih rumah warga Betoyo yang bakal dilewati pipa gas itu. Pengerjaan pipa itu sudah dilakukan oleh kontraktor, namun sayangnya sampai saat ini belum pernah dilakukan sosilisasi dengan warga.

"Sehingga, warga tidak tahu kalau ada pemasangan pipa gas melewati rumahnya. Harusnya, sebelum pemasangan pipa dilakukan diawali dulu dengan sosialisasi ke warga. Hal ini sudah menjadi protap (prosedur tetap) dalam setiap kegiatan yang melibatkan warga dan berisiko tinggi," terangnya.

"Kami kerap menanyakan soal pipa gas itu kepada Andika, selaku Quality Control. Yang bersangkutan selalu beralasan tidak berwenang untuk menjawab. Nomor handphone (Hp) saya selaku tokoh masyarakat Betoyo juga diblokir oleh Andika," ungkapnya.

Berita ini masih membutuhkan konfirmasi dari pihak PGN, sehingga informasi yang diberikan oleh Subianto belum bisa dipertanggungjawabkan. (hud/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...